ANALISIS KINERJA JALAN TERHADAP PELEBARAN JEMBATAN LAMNYONG BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KINERJA JALAN TERHADAP PELEBARAN JEMBATAN LAMNYONG BANDA ACEH


Pengarang

Novia Rezeki M - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1204101010157

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

625.77

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Sebelum penggandaan jembatan, kondisi Jembatan Lamnyong sebagai prasarana
transportasi yang menghubungkan pusat Kota Banda Aceh menuju ke kampus
Universitas Syiah Kuala Darussalam dan kampus UIN Ar-Raniry sangat padat
pada jam sibuk. Pengguna Jembatan Lamnyong semakin bertambah sehingga
menimbulkan kemacetan pada jam puncak dan dari kemacetan tersebut dapat
menimbulkan resiko bagi jembatan itu sendiri sehingga salah satu solusinya
adalah dengan melakukan pelebaran jembatan untuk mengurai kemacetan lalu
lintas. Pelebaran jembatan tersebut akan mampu menambah lajur kendaraan yang
akhirnya akan mengurangi kepadatan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisa kinerja jalan dan jembatan terhadap pembangunan Jembatan
Lamnyong tersebut untuk memperkirakan angka derajat kejenuhan DS yang
dihasilkan setelah pembangunan pelebaran jembatan. Penelitian ini dilakukan
pada dua segmen yaitu oprit jembatan dari Jalan Teuku Nyak Arief menuju
Darussalam dan pada ruas jalan di pengalihan jalan sementara melewati Pasar
Rukoh dengan total panjang segmen ± 450 meter. Pelebaran jembatan sebesar 9,2
meter dengan panjang ± 300 meter. Data yang dikumpulkan adalah data
geometrik, volume lalu lintas kemudian diolah untuk mendapatkan nilai kapasitas
dan derajat kejenuhan. Volume kendaraan yang diperoleh merupakan hasil
prediksi sebelum jembatan tersebut beroperasi. Hasil yang diperoleh yang dibagi
menjadi menjadi dua segmen derajat kejenuhan (DS) rata-rata adalah 0,35 dengan
nilai derajat kejenuhan yang dihasilkan setelah pertumbuhan arus lalu lintas
selama 2 tahun pada 2016-2018 sebesar 0,50 yang menunjukkan bahwa
pembangunan pelebaran jembatan tersebut efektif dan optimal.
Kata Kunci : Kemacetan, Pelebaran, Jembatan, Lamnyong;

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK