KESULITAN YANG DIHADAPI GURU BK YANG BERLATAR PENDIDIKAN NON BK DALAM MENANGANI MASALAH SISWA (SUATU PENELITIAN DI SMA NEGERI DALAM WILAYAH KOTA BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KESULITAN YANG DIHADAPI GURU BK YANG BERLATAR PENDIDIKAN NON BK DALAM MENANGANI MASALAH SISWA (SUATU PENELITIAN DI SMA NEGERI DALAM WILAYAH KOTA BANDA ACEH)


Pengarang

Safriandi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006104030017

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Sapriandi, kesulitan yang dihadapi guru BK yang berlatarpendidikan non BK dalammenaganimasalahsiswa.(SuatuPenelitian di SMA NegeriDalam Wilayah Kota Banda Aceh). Skripsi, JurusanBimbingandanKonseling, FakultasKeguruandanIlmuPendidikan, UniversitasSyiah Kuala.
Pembimbing :
(1) Drs. AmsalAmri, M.Pd., (2) Drs. Said Nurdin, M.Si.

Kata kunci : Kesulitan Guru BK yang BerlatarPendidikan Non BK, dalamMenanganiMasalahSiswa

Penelitian ini berjudul “Kesulitan yang dihadapi guru BK yang berlatarpendidikan non BK dalammenanganimasalahsiswa”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitanapasaja yang dihadapi guru BK yang berlatarpendidikan non BK dalammenanganimasalahsiswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek dalam penelitian ini 7 orang guru BK yang bertugas di sekolahSMA Negeriyang memilikilatarbelakangpendidikan non BK. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen wawancara observasi dandokumentasi. Berdasarkn hasil temuan di lapangan peneliti melihat kompetesi guru non Bimbingan Konseling baik secara pedagogik, profesional, sosial dan keperibadian, dimana kemampuan pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pelayanan, serta evaluasi hasil pelaksanaan layanan masih kurang. Ditambah dengan kurangnya tenaga guru Bimbingan Konseling pada SMA negeri dalam wilayah Kota Banda Aceh, serta kurangnya perhatian dan dukungan dari kepala sekolah, staf pengajaran, wali kelas, guru pembimbing dan orang tua siswa, hal inilah yang menjadi penyebab kesulitan bagi guru non Bimbingan Konseling dalam menangani masalah siswa.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK