PERLAKUAN BENIH MENGGUNAKAN FUNGISIDA NABATI TERHADAP PENGENDALIAN BEBERAPA PATOGEN SECARA IN VITRO DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERLAKUAN BENIH MENGGUNAKAN FUNGISIDA NABATI TERHADAP PENGENDALIAN BEBERAPA PATOGEN SECARA IN VITRO DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM L.)


Pengarang

Haritsa Adli Putri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1105101050018

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat dari fungisida nabati pada berbagai konsentrasi terhadap pertumbuhan koloni beberapa patogen secara in vitro, untuk mengetahui jenis fungisida nabati dengan konsentrasi tertentu dalam menghambat pertumbuhan beberapa koloni patogen secara in vitro dan untuk mengetahui jenis fungisida nabati yang efektif dengan berbagai konsentrasi terhadap perkecambahan benih tomat. Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola factorial adalah rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yang terdiri atas dua faktor, yaitu faktor pertama jenis fungisida nabati (F), terdiri dari minyak cengkeh (F1) dan minyak serai wangi (F2) sedangkan faktor kedua yaitu konsentrasi fungisida nabati (K) dengan berbagai konsentrasi. Tolok ukur yang diamati adalah Potensi Tumbuh Maksimum (PTM), Daya Berkecambah (DB), Indeks Vigor (IV), Kecepatan Tumbuh Relatif (KCT-R), T50 (hari), Keserempakan tumbuh (KST). Hasil penelitian pada percobaan I menunjukan bahwa fungisida nabati yang berasal dari minyak cengkeh dan serai wangi dapat menghambat pertumbuhan koloni patogen P. capsici, C. capsici, R. solani, dan S. rolfsii secara sempurna (100%) pada konsentrasi 0.025% (v/v) sedangkan pada percobaan II menunjukkan bahwa fungisida nabati minyak serai wangi pada konsentrasi 0.001% efektif untuk berkecambah. Kesimpulan pada penelitian ini adalah fungisida nabati yang berasal dari minyak cengkeh dan serai wangi dapat digunakan sebagai fungisida nabati untuk pengendalian pertumbuhan patogen seperti Sclerotium rolfsii, Rhyzoctonia solani, Phytophthora capsici, dan Collectrotrichum capsici.

Kata kunci : Fungisida Nabati; Solanum lycopersicum L.; Minyak Cengkeh; Minyak Serai Wangi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK