<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32205">
 <titleInfo>
  <title>PERBEDAAN PERCEIVED QUALITY KONSUMEN YANG MENGGUNAKAN MAKE UO X DAN Y</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rifda Aidil Fira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kualitas sebuah produk adalah salah satu hal yang dipertimbangkan konsumen dalam membeli. Persepsi konsumen terhadap kualitas sebuah produk sangatlah penting dalam proses pembelian, apabila konsumen tidak mempunyai persepsi yang bagus terhadap produk dari merek tertentu maka kecil kemungkinan konsumen akan membeli produknya. Banyaknya merek-merek yang berada di pasar Indonesia, baik merek global seperti merek X dan merek lokal seperti merek Y. Agar kedua produk dari merek tersebut menjadi pilihan atau dapat diterima konsumen, maka harus memiliki Perceived Quality yang baik. Perceived quality didefinisikan sebagai persepsi konsumen terhadap kualitas atau keunggulan suatu produk atau jasa layanan dengan tujuan yang diharapkan oleh konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan perceived quality konsumen yang menggunakan make up X dan Y. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah quota sampling, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 100 konsumen (terdiri dari 50 konsumen yang menggunakan make up X dan 50 konsumen yang menggunakan make up Y). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Skala Perceived Quality. Hasil uji analisis hipotesis dengan menggunakan Independent Sample t-test menunjukkan bahwa nilai signifikansi p=0,754 (p</note>
 <subject authority="">
  <topic>CONSUMER</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>32205</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-07-11 12:21:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-12 08:45:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>