Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN KOREOGRAFI TARI CANGKLAK DI SANGGAR RAMPOE KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Aida Humaira - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1206102030041
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
793.319 598 11
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci : Koreografi, tari cangklak.
Penelitian ini berjudul “Kajian Koreografi Tari Cangklak di Sanggar Rampoe Kota Banda Aceh”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Koreografi Tari Cangklak di Sanggar Rampoe Kota Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Koreografi Tari Cangklak di Sanggar Rampoe Kota Banda Aceh. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah koreografer sanggar Rampoe, ketua sanggar Rampoe, penari dan pemusik sanggar Rampoe. Objek dalam penelitian ini adalah tari Cangklak. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Dari hasil penelitian menunjukkan koreografi tari Cangklak termasuk ke dalam tari kreasi yang berpola tradisi. Indikator dari koreografi tari Cangklak ini adalah menentukan tema, eksplorasi dan improvisasi gerak, komposisi dan evaluasi gerak, menentukan musik pengiring tari dan merancang tata busana dan tata rias tari. Tema tari Cangklak ini diambil dari bahasa Aceh yang artinya centil. Tema ini diambil untuk menggambarkan pesona wanita Aceh yang dikenal dengan sifat tegas, tegar dan konsisten. Walau demikian setiap wanitapasti memiliki sifat dasar kewanitaan yaitu centil. Eksplorasi atau penjelajahan gerak dilakukan dengan melihat kebiasaan sehari-hari wanita Aceh yang dikaitkan dengan beberapa properti yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh seorang wanita, seperti payung, kipas, gelang kaki dan sapu tangan serta improvisasi gerak dilakukan secara spontan dan gerak yang belum biasa dilakukan oleh wanita dalam penggunaan properti tersebut. Setelah eksplorasi dan improvisasi gerak dilakukan, maka gerak yang telah didapatkan akan dievaluasi jika ada gerak yang dirasa tidak nyaman akan diganti atau dibuang jika dirasa gerakan tersebut tidak cocok. Proses evaluasi dilakukan berulang-ulang hingga penari merasa benar-benar nyaman dengan gerakan yang dilakukan. Setelah gerakan tersebut didapat maka gerakan tersebut disusun sedemikian rupa hingga tercipta suatu tarian yang memiliki jalan cerita yang berkesinambungan dengan tema, langkah ini disebut dengan komposisi tari. Musik pengiring tari menggunakan beberapa alat musik seperti Rapa’i, Geundrang dan Serune Kalee, serta penambahan syair pada bagain tertentu tari, musikpengiringdiciptakansetelahgeraktariCangklakrampung.Tata busana yang dikenakan telah disesuaikan dengan tema tarian oleh koreografer tari yaitu memakai pakaian Aceh serta dilengkapi dengan berbagai accesoris yang menunjang tari agar sesuai dengan tema. Tata rias yang digunakan adala tata rias cantik sesuai dengan tema penggambaran pesona wanita Aceh.
Tidak Tersedia Deskripsi
KAJIAN KOREOGRAFI TARI PIASAN MEULAOT DI SANGGAR RAMPOE KOTA BANDA ACEH (Puspa Hildayani, 2016)
KAJIAN KOREOGRAFI MODERN DANCE DI KOMUNITAS OBLIVIATE DANCE BANDA ACEH (FARAH NURIZKA, 2023)
KAJIAN KOREOGRAFI TARI RAMPOE DI SANGGAR PUTROE PHANG USK (Iqlima Raudhatun, 2025)
KAJIAN KOREOGRAFI TARI KREASI PANEN LAWANG DI SANGGAR DANCE KILOMETER NOL KOTA SABANG (YULIA SYAHDANIR, 2019)
ANALISIS STRUKTUR GERAK TARI PANEN LAWANG DI SANGGAR DANCE KILOMETER NOL KOTA SABANG (Mufa Asnita, 2024)