PERBEDAAN HASIL BELAJAR FISIKA YANG DIUKUR DENGAN TEKA-TEKI SILANG DAN TES BIASA KELAS VII MTSN MODEL BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBEDAAN HASIL BELAJAR FISIKA YANG DIUKUR DENGAN TEKA-TEKI SILANG DAN TES BIASA KELAS VII MTSN MODEL BANDA ACEH


Pengarang

Fithri Fadhli - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1106103030038

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Fisika (S1) / PDDIKTI : 84203

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.271

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kata kunci : teka-teki silang, hasil belajar
Banyak siswa yang mengeluhkan tentang sulitnya mata pelajaran fisika karena
mereka beranggapan bahwa mata pelajaran fisika memiliki banyak rumus yang harus
dihafal dan sulitnya mereka memahami konsep-konsep fisika. Penelitian ini bertujuan
untuk melihat perbedaan hasil belajar mengggunakan teka-teki silang. Penelitian ini
dilakukan di MTsN Model kelas VII sebanyak dua kelas yang berjumlah 46 siswa.
Adapun sampel diambil sebanyak dua kelas secara Purposive sampling yaitu kelas
VII-2 berjumlah 23 siswa sebagai kelas yang menggunakan alat ukur evaluasi
berbentuk teka-teki silang dan kelas VII-6 berjumlah 23 siswa sebagai kelas yang
menggunakan alat ukur evaluasi berbentuk tes isian. Metode penelitian yang
digunakan adalah quasi experiment dengan desain penelitian nonequivalen control
group design. Hasil belajar diukur dengan memberikan soal pretest dan posttest
dengan bentuk soal pilihan ganda berjumlah 20 soal. Diperoleh uji t dengan taraf
signifikan ? = 0,05 dan derajat kebebasan 44 dari tabel distribusi diperoleh ttabel=1,68
dengan thitung=2,2. Kriteria pengujian adalah terima Ho jika ???? < ????
1?????
dan tolak Ho jika
t mempunyai harga-harga lain. Dari pengolahan data thitung=2,2 jelas berada dalam
penerimaan Ha yaitu 2,2>1,68 maka Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa hasil
belajar kelas yang menggunakan alat ukur evaluasi berbentuk teka-teki silang lebih
baik daripada kelas yang menggunakan alat ukur evaluasi berbentuk tes isian pada
materi pemuaian dan contohnya kelas VII di MTsN Model Banda Aceh tahun ajaran
2015/2016.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK