<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="31837">
 <titleInfo>
  <title>MENGURANGI PERILAKU MEMBOLOS SISWA MELALUI LAYANAN KONSELING KELOMPOK (STUDI PENELITIAN PADA SISWA SMA NEGERI 1 SIMPANG TIGA, KABUPATEN PIDIE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muzakkiratunnisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Kata kunci : Perilaku Membolos, Layanan Konseling Kelompok&#13;
&#13;
Perilaku membolos adalah suatu perilaku siswa yang tidak masuk sekolah dengan alas an yang tidak tepat seperti tidak dating ke sekolah tanpa izin, pulang pada saat jam sekolah belum usai dan tidak mengikuti pelajaran-pelajaran tertentu di sekolah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah seberapa efektif layanan konseling kelompok dalam mengurangi perilaku membolos siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan keefektifan layanan konseling kelompok dalam mengurangi perilaku membolos. Subjek dalam penelitian ini adalah 7 siswa SMA Negeri 1 Simpang Tiga Kabupaten Pidie yang memiliki perilaku membolos tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen dengan desain one group pretest-posttest yang menggunakan pendekatan mix method dengan desain penelitian concurrent triangulation designs. Pengumpulan data menggunakan metode skala yang bersifat langsung dan tertutup dengan skala 1-4, dokumentasi, observasi dan wawancara. Eksperimen dilakukan peneliti sebanyak 9 kali pertemuan dengan durasi 30-45 menit setiap pertemuan. Teknik analisis yang digunakan adalah sign test untuk dua kelompok yang berkorelasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai probabilitas yang diperoleh berdasarkan tabel bilangan binomial (0.016) lebih kecil dari pada signifikansi yang dikehendaki (0.05), maka Ha penelitian diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan atau perubahan rata-rata skor perilaku membolos sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok. Berarti hipotesis dalam penelitian ini diterima dan sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa layanan konseling kelompok efektif dalam mengurangi perilaku membolos siswa.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>31837</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-06-20 10:16:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-06-20 10:37:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>