<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="31828">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH EKSTRAK SEMANGKA MERAH (CITRULLUS VULGARIS) TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA MENCIT (MUS MUSCULUS) YAMH DIPAPAR ASAP ROKOK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Ikhwan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAH HEWAN  UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh ekstrak semangka merah dalam meminimalkan kerusakan spermatozoa mencit setelah dipapar asap rokok dengan dosis yang tepat. Penelitian ini mengikuti rancangan acak lengkap pola searah menggunakan 12 ekor mencit jantan (Mus muscullus) yang terbagi menjadi 4 kelompok. Kelompok perlakuan dibagi atas kelompok kontrol negatif diberi aquadest 0,5 ml, kelompok kontrol positif diberi paparan asap rokok dan aquadest 0,5 ml, kelompok perlakuan I diberi paparan asap rokok dan diberi ekstrak semangka merah dosis 22 mg/mencit dan kelompok perlakuan II diberi paparan asap rokok dan diberi ekstrak semangka merah dosis 44 mg/mencit. Pemaparan asap rokok dan pemberian ekstrak semangka merah dilakukan selama 30 hari. Parameter yang diamati adalah konsentrasi, morfologi abnormal, dan motilitas spermatozoa. Data dianalisis dengan menggunakan analisis varian. Hasil Rata-rata (+SD) konsentrasi spermatozoa kelompok KN adalah 3,3 ± 1,6 × 106 mm3;  kelompok KP adalah 2,6 ± 0,5 × 106 mm3;  kelompok K1 adalah 2,0 ± 1,0 × 106 mm3; dan kelompok K2 adalah 3,1 ± 1,4 × 106 mm3, rata-rata (+SD) motilitas spermatozoa kelompok KN adalah 73,33 ± 5,77 %; kelompok KP adalah 40,00 ± 36,06 %; kelompok K1 adalah 21,67 ± 10,41 %; dan K2 adalah 53,33 ± 15,28 %, dan rata-rata (±SD) morfologi spermatozoa kelompok KN adalah 0,67 ± 1,15 %; kelompok KP adalah 6,00 ± 1,73 %; kelompok K1 adalah 2,33 ± 0,58 %; dan  kelompok K2 adalah 3,33 ± 0.58 %. Disimpulkan bahwa paparan asap rokok pemberian ekstrak semangka merah (Citrulus vulgaris) terhadap mencit (Mus musculus) yang dipapar asap rokok tidak berpengaruh terhadap peningkatan konsentrasi dan motilitas spermatozoa mencit (p&gt;0,05), namun berpengaruh terhadap menurunkan jumlah morfologi abnormalitas spermatozoa sangat signifikan (p</note>
 <subject authority="">
  <topic>RED WATERMELON</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>31828</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-06-19 16:22:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-06-26 12:42:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>