Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KAJIAN POLA SEBARAN SEDIMEN PADA SALURAN BANJIR SUNGAI KRUENG ACEH
Pengarang
alfaisal - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1309200060079
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
627.122
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Krueng Aceh merupakan salah satu sungai besar di Provinsi Aceh, berada dalam wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Aceh dengan luas DAS 17.800 Ha dan panjang sungai 145 Km. Untuk meminimalisir terjadinya banjir di kota Banda Aceh dengan debit banjir rancangan sebesar 1.300 m3/detik, maka untuk debit banjir 400 m3/detik dialirkan melalui sungai Kr. Aceh existing. Sedangkan untuk debit banjir sebesar 900 m3/detik dialirkan melalui saluran banjir dari bendung pelimpah banjir (Diversion Weir). Pada beberapa lokasi di sungai induk dikhawatirkan elevasi muka air akan mencapai puncak tanggul. Ini akibat dari pendangkalan yang terjadi di bagian muara dengan adanya konsentrasi sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola sebaran sedimen pada bagian hilir saluran banjir, mengetahui volume sedimen yang terkonsentrasi setelah kejadian banjir dan mengetahui bagaimana pergerakan sedimen terjadi setelah banjir. Penelitian dilakukan dengan simulasi numerik menggunakan software Delft3D yang berfungsi sebagai model transpor sedimen pada lokasi simulasi. Model ini menggunakan grid dengan ukuran 20 m x 20 m. Data yang digunakan adalah data topografi dan batimetri dari Balai Wilayah Sungai Sumatera-I dan parameter sedimen dari hasil pengambilan sampel di lokasi kajian. Hasil simulasi menunjukkan bahwa, pola sebaran sedimen pada saluran banjir sungai Krueng Aceh memiliki pola yang relatif tetap khususnya pada sisi kanan muara, peningkatan sedimen setelah terjadinya banjir sebesar 868.236 m3 dan yang tergerus sebesar 2.039.560 m3. Artinya volume sedimen yang mengendap lebih kecil dari pada yang tergerus. Namun yang tergerus tersebut hanya pada jalur dengan arus yang lebih besar. Hasil dari simulasi dengan menggunakan debit banjir rancangan lima tahunan, sedimen yang berada di sisi kanan muara tidak mampu tergelontor ke laut. Hal ini akibat dari bentuk meander saluran yang berbelok, jetty di sisi kiri yang kurang panjang dan arus banjir yang tidak merata. Upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan memperpanjang jetty sisi kiri sampai kedalaman gelombang pecah dan membuat river training untuk mengarahkan arus ke bagian sedimen di sisi kanan muara.
Kata kunci : Saluran Banjir, Sedimen, Delft3D, Muara
Tidak Tersedia Deskripsi
PENETAPAN DAERAH GENANGAN BANJIR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL HEC-RAS 2D UNSTEADY FLOW PADA DAS TRIPA (Nurul Annisa, 2024)
ANALISIS DISTRIBUSI SEDIMEN MELAYANG DI PERAIRAN KRUENG CUT KOTA BANDA ACEH (YUNI FADHLA, 2017)
PEMODELAN ANGKUTAN SEDIMEN PADA SUNGAI KRUENG PEUTO MENGGUNAKAN APLIKASI HEC-RAS 6.1 (Istiqfarah, 2024)
ANALISIS PROFIL SEDIMEN MELAYANG DI PERAIRAN MUARA KRUENG CUT, KOTA BANDA ACEH (Tommy Amarullah, 2017)
PEMODELAN HIDRODINAMIS 2D BANJIR LIMPASAN SUNGAI KRUENG PEUTO PROVINSI ACEH (Maya Keumalasari, 2023)