RESPON MAHASISWA TERHADAP KEBERADAAN POLISI MEU PEP-PEP DALAM MEMBANGUN KESADARAN HUKUM BERLALU LINTAS BAGI MAHASISWA DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

RESPON MAHASISWA TERHADAP KEBERADAAN POLISI MEU PEP-PEP DALAM MEMBANGUN KESADARAN HUKUM BERLALU LINTAS BAGI MAHASISWA DI BANDA ACEH


Pengarang

Munawir - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1106101010007

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata kunci: Polisi Meu Pep-Pep, Kesadaran Hukum Berlalu Lintas Mahasiswa

Penelitian ini berkaitan tentang “Respon Mahasiswa Terhadap Keberadaan Polisi Meu Pep-Pep Dalam Membangun Kesadaran Hukum Berlalu Lintas Bagi Mahasiswa Di Banda Aceh”. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk: mengetahui respon mahasiswa terhadap keberadaan Polisi Meu Pep-Pep, dan dampak keberadaan Polisi Meu Pep-Pep terhadap kesadaran hukum berlalu lintas mahasiswa di Kota Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kualitatif, dengan menggunakan instrumen wawancara sebagai alat pengumpulan data. Hasil penelitian membuktikan respon mahasiswa terhadap keberadaan polisi sangatlah baik, mahasiswa berharap keberadaan Polisi Meu Pep-Pep agar dapat terus di pertahankan dan dapat dikembangkan lebih baik lagi, menurut mahasiswa selama ini keberadaan polisi meu pep-pep sangat berpengaruh dalam melaksanakan ketertiban berlalu lintas di Banda Aceh. Dampak keberadaan Polisi Meu Pep-Pep ini bisa dilihat dengan semakin berkurangnya pelanggaran lalu lintas di jalan raya Kota Banda Aceh, namun dalam mengurangi angka kecelakaan lalu lintas Polisi Meu Pep-Pep tidak memberikan dampak yang signifikan, hal ini bisa dilihat dari data jumlah kecelakaan lalu lintas di Kota Banda Aceh setiap tahunnya semakin bertambah, bahkan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir dimana Polisi Meu Pep-Pep memulai tugasnya, angka kecelakaan lalu lintas tidak berkurang. Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa mahasiswa yang merupakan pengguna dominan jalan raya di Kota Banda Aceh sangat memberikan apresiasi terhadap keberadaan Polisi Meu Pep-Pep, dan berharap Polisi Meu Pep-Pep bisa terus dipertahankan dan dikembangkan. Keberadaan Polisi Meu Pep-Pep juga sangat berdampak dalam mengurangi pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengguna jalan raya, terutama kalangan mahasiswa yang menjadi dominan pengguna jalan raya di Kota Banda Aceh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK