Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH SUBSTITUSI AGREGAT HALUS DENGAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN SEMEN PC
Pengarang
Reza Wahyudi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1304001010102
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
693.5
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pasir laut sebagai salah satu jenis material yang memiliki ketersediaan kuantitas
yang besar, namun secara kualitas masih perlu diteliti lebih lanjut terhadap mutu
beton. Pasir laut menjadi pilihan untuk digunakan oleh masyarakat pesisir dan
kepulauan, dikarenakan sumber material dapat diperoleh dengan mudah dan
sulitnya jangkauan pada sumber penambangan pasir sungai atau tidak adanya
pasir sungai pada daerah tersebut.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui
gradasi pasir biasa dan pasir laut serta pengaruh kuat tekan beton dengan pasir
sungai dan pasir laut. Agregat pasir laut yang digunakan berasal dari Desa Lama
Muda Kecamatan Kuala Batee Kabupaten Aceh Barat Daya. Pengujian dilakukan
pada saat benda uji berumur 7, 14, 28, dan 56 hari. Faktor air semen yang
digunakan 0,4 dengan jumlah benda uji 40 buah silinder beton. Dimensi silinder
beton berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Masing-masing perlakuan terdiri dari
20 benda uji beton normal dan 20 benda uji substitusi pasir laut sebesar 50%
dengan 5 buah benda uji untuk setiap variasi umur. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa beton yang menggunakan substitusi 50% pasir laut
mempunyai kuat tekan yang lebih rendah dibandingkan dengan beton normal
yang menggunakan agregat pasir sungai. Kuat tekan pada umur 7 hari mengalami
penurunan 8% (26,33 Mpa) jika dibandingkan dengan kuat tekan beton normal
sebesar 28,47 MPa, kuat tekan pada umur 14 hari mengalami penurunan kekuatan
sebesar 14% (5,45 MPa) jika dibandingkan dengan kuat tekan beton normal
sebesar 13,74 MPa, umur, kuat tekan pada umur 28 hari mengalami penurunan
kekuatan sebesar 5% (36,47 MPa) jika dibandingkan dengan kuat tekan beton
normal sebesar 38,26 MPa, dan kuat tekan pada umur 56 hari mengalami
penurunan kekuatan sebesar 8% (34,89 MPa) jika dibandingkan dengan kuat
tekan beton normal sebesar 38,12 MPa. Dari hasil ini menunjukkan bahwa pasir
laut memenuhi syarat sebagai material pembentuk beton yang baik, dengan
ketentuan kuat tekan beton dengan substitusi pasir laut ditingkatkan kuat tekannya
terlebih dahulu ketika masih menggunakan 100% pasir sungai, sehingga ketika
nantinya campuran beton tersebut disubtitusi pasir laut, kuat tekannya akan
menurun hingga ke kuat tekan yang diinginkan.
Kata Kunci : Pasir Laut, Pasir Sungai, Kuat Tekan
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PENGGUNAN PRECIOUS BALL (PS BALL) SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN BETON DENGAN FAS 0,4 (Arif Munandar, 2019)
PENGARUH SUBSTITUSI ADITIF DAN AGREGAT TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI YANG DIRENDAM PADA AIR TAWAR, AIR ASIN, DAN DITANAM DI DALAM TANAH (Candra Pazlan, 2018)
PENGARUH JENIS SEMEN TERHADAP PERKEMBANGAN KUAT TEKAN BETON UNTUK FAS 0,4 DENGAN MENGGUNAKAN SEMEN PCI DAN PCC (Khalid, 2015)
PENGARUH PENGGUNAAN SUBSTITUSI ADITIF, AGREGAT HALUS, AGREGAT KASAR DAN PENAMBAHAN FILLER BIJIH BESI TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAKTILITAS BETON MUTU TINGGI HYBRID (Fauzan Z, 2017)
PENGARUH MODULUS HALUS BUTIR TERHADAP KUAT TEKAN BETON YANG MENGGUNAKAN PASIR LAUT SEBAGAI AGREGAT HALUS DENGAN FAS 0,50 (ARINA YULDA, 2021)