Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
TINGKAT DAYA TAHAN JANTUNG PARU INSTRUKTUR SENAM PENJASKESREK FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2017
Pengarang
NIKMAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1306104020080
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (S1) / PDDIKTI : 85201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
613.71
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Nikmah. 2017. Tingkat Daya Tahan Jantung Paru Instruktur Senam Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala Tahun 2017. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Drs. Muhammad Jafar, M. Pd., (2) Bustamam, S. Pd., M. Kes
Kata kunci: tingkat daya tahan jantung paru
Penelitian yang berjudul: “Tingkat daya tahan jantung paru Instruktur Senam Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala Tahun 2017”. Daya tahan merupakan faktor utama dalam kebugaran fisik. Daya tahan sangat erat kaitannya dengan kegiatan atau pekerjaan sehari-hari manusia dalam melakukan pekerjaan maupun bergerak. Daya tahan yang tinggi dapat mempertahankan kemampuan dalam jangka waktu yang relatif lama secara terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan daya tahan jantung paru Instruktur Senam Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala Tahun 2017
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan jenis korelasional dalam bentuk penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan Instruktur Senam Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala Tahun 2017 yang berjumlah 16 orang, sedangkan pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling yaitu sampel yang sesuai dengan pertimbangan tertentu, sebanyak 16 orang.
Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik tes daya tahan jantung paru. Tes pengukuran daya tahan jantung paru yang digunakan yaitu tes lari 12 menit. Data yang diperoleh dari tes lari 12 menit tersebut kemudian dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata dan nilai persentase.
Berdasarkan hasil analisis data, penelitian ini menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh sebagai berikut: : (1) Rata-rata yang diperoleh dari tes Daya Tahan Jantung Paru Pada Instruktur Senam Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala Tahun 2017 adalah sebesar 15,07 dan berada pada kategori “Sedang”. (2) Pada umumnya tingkat kemampuan daya tahan jantung paru pada Instruktur Senam Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala Tahun 2017 sebanyak 0 orang atau 0% berada pada kategori “Terlatih ”, 2 orang atau 12,5% berada pada kategori “Baik Sekali”, 4 orang atau 25 % berada pada kategori “Baik” 7 orang atau 43,75% berada pada kategori “Sedang ” dan 3 orang berada pada katagori “kurang” 18,75%.
Dengan adanya penelitian ini diharapkan kepada semua pihak yang terkait terutama pada Instruktur Senam Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala Tahun 2017 agar memiliki daya tahan jantung paru yang baik dan juga komponen fisik lainnya, serta dapat menjalankan tugasnya dengan baik sebagai instruktur senam Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala dan juga dapat meningkatkan latihan dan kemampuannya sehingga instruktur senam Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala menjalankan tugasnya dengan lebih baik lagi.
Tidak Tersedia Deskripsi
EVALUASI DAYA TAHAN JANTUNG PARU INSTRUKTUR SENAM PRODI PENJASKESREK FKIP UNSYIAH (HELSA DIANA PUTRI, 2021)
ANALISIS KARDIORESPIRASI INSTRUKTUR SENAM PRODI PENJASKESREK FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA (IMAM ALIF ALFARABI, 2025)
EVALUASI DAYA TAHAN JANTUNG PARU PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENJASKESREK FKIP UNSYIAH ANGKATAN 2014 (NUR AINA, 2016)
TINGKAT DAYA TAHAN JANTUNG PARU MAHASISWA PENJASKESREK FKIP USK ANGKATAN 2023 (CHAIRUL MUFIDA, 2025)
MINAT MAHASISWA PENJASKESREK FKIP UNSYIAH SEBAGAI INSTRUKTUR SENAM KEBUGARAN JASMANI (Ari Suhada, 2017)