PEMANFAATAN DATA PENGINDERAAN JAUH UNTUK PEMETAAN DAERAH RAWAN TANAH LONGSOR DI KABUPATEN KARO SUMATERA UTARA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PEMANFAATAN DATA PENGINDERAAN JAUH UNTUK PEMETAAN DAERAH RAWAN TANAH LONGSOR DI KABUPATEN KARO SUMATERA UTARA


Pengarang

Muliadi Sembiring - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1209200140077

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Ilmu Kebencanaan (S2) / PDDIKTI : 61104

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

551.307

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tanah longsor merupakan bencana alam yang sering terjadi di wilayah Indonesia dan banyak menimbulkan korban jiwa, kerugian harta benda, kerusakan sarana dan prasarana, dan dapat berdampak pada kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan daerah rawan longsor di Kabupaten Karo. Penelitian ini menggunakan data pengindraan jauh dan Sistem Informasi Geografis dengan melakukan pembobotan terhadap parameter yang mempengaruhi terjadinya longsor, yaitu: kelerengan, penggunaan lahan, curah hujan, ketinggian, jenis tanah dan jenis batuan. Hasil dari penelitian ini adalah peta kerawanan longsor yang dibagi menjadi lima kelas kerawanan, yaitu: tidak rawan, rawan rendah, rawan menengah, rawan tinggidan rawan sangat tinggi. Berdasarkan hasil analisis, di Kabupaten Karo terdapat wilayah yang tidak rawan terhadap longsor dengan luas 80,07 km2, wilayah rawan rendah dengan luas 1042,89 km2, wilayah rawan menengah dengan luas 745,32 km2, wilayah rawan tinggi dengan luas 237,48 km2 dan wilayah rawan sangat tinggi dengan luas 21,50 km2
kata kunci: Tanah longsor, penginderaan jauh, SIG, pemetaan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK