<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="31231">
 <titleInfo>
  <title>PERKAWINAN MUNIK (KAWIN LARI) PADA SUKU GAYO DI KECAMATAN ATU LINTANG KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ika Ningsih</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kata Kunci: Perkawinan, Kawin Lari (Munik)&#13;
Penelitian ini berjudul “Perkawinan Munik (kawin lari) pada suku Gayo di Kecamatan Atu Lintang Kabupaten Aceh Tengah”. latar belakang penulisan skripsi ini adalah perkawinan  Munik (Kawin lari) yang terjadi pada saat ini bukan hanya karena tidak mendapatkan restu ataupun lamaran yang di tolak, akan tetapi terdapat faktor lain yaitu karena telah berkhalwat (melanggar nilai Agama.  Masalah yang di angkat dalam penelitian ini adalah: bagaimanakah perkawinan Munik (kawin lari) pada suku Gayo di Kecamatan Atu Lintang Kabupaten Aceh Tengah ?. Tujuan penelitian ini adalah, untuk mengetahui bagaimanakah Perkawinan Munik (kawin lari) pada suku Gayo di Kecamatan Atu lintang Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriftif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi, dengan analisis data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 8 orang yaitu, yang mengerti dan pernah terlibat langsung dalam Perkawinan Munik (kawin lari). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkawinan munik pada dasarnya untuk kedua orang yang telah sama-sama ingin menikah namun terhalang restu dari orangtua, namun  pada saat ini Perkawinan Munik (kawin lari) yang terjadi bukan lagi karena tidak mendapatkan restu, tetapi karena telah melakukan pelanggaran nilai Agama (khalwat), walaupun masih terdapat beberapa kasus yang dikarenakan yidak mendapatkan restu, faktor  yang mempengaruhi  hal tersebut adalah mulai hilangnya Norma Adat yang disebut Sumang, lemahnya kontrol orang tua terhadap anak, pergaulan anak itu sendiri, kemajuan teknologi, dan salah menggunakan fasilitas yang telah diberikan oleh orang tua, seperti sepeda motor dan handphone. Kemudian yang berubah pada perkawinan Munik saat ini yaitu, tidak berlakunya lagi hukuman Adat terhadap pasangan muda-mudi yang melakukan perkawinan Munik (kawin lari) baik dari hukum Adat maupun hukuman dari kampung, adapun hukuman dari kampung belum terealisasikan. Saran dalam penelitian ini adalah di harapakan perkawinan Munik (kawin lari) dapat kembali seperti semula, dan hukum Adat dapat diberlakukan kembali, dan kepada aparatur kampung dapat lebih tegas dan bertanggung jawab terhadap tugasnya.&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>31231</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-17 13:36:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-04-21 09:16:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>