Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI SIFAT KUANTITATIF KUDA GAYO PACU DI KABUPATEN ACEH TENGAH
Pengarang
Dhauan Kasange - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1205104010062
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Ringkasan. Kuda (Equus caballus atau Equus ferus caballus) adalah salah satu spesies modern mamalia dari Genus equus. Hewan ini merupakan salah satu hewan peliharaan masyarakat sebagai hewan kesayangan. Meskipun di beberapa daerah kuda juga digunakan sebagai sumber makanan, dan untuk menarik sesuatu seperti kendaraan beroda atau digunakan sebagai pembajak. Peternak kuda juga di perkirakan telah dimulai sejak tahun 4500 S M, bukti-bukti penggunaan kuda untuk keperluan manusia baru ditemukan sejak 2000 S M (Anonim, 2008). Penelitian ini telah dilaksanakan di Aceh Tengah selama 27 hari dari tanggal 20 Juli sampai 15 Agustus 2016. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakter sifat kuantitatif kuda Gayo pacu di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan metode survei, teknik pengambilan sampel yaitu dengan cara menentukan wilayah penelitian, sedangkan untuk menentukan ternak yang digunakan sebagai sampel dilakukan dengan sampel random sampling (penarikan sampel acak sederhana), data yang peroleh diolah dengan menggunakan Analisis Statistik Deskriptif. Parameter dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yang berasal dari pengukuran ukuran-ukuran tubuh kuda Gayo pacu. Data sifat kuantitatif yang diambil adalah : panjang badan, tinggi badan, lingkar dada, lebar dada, tinggi pinggul, panjang kaki depan kanan dan kiri, panjang kaki belakang kanan dan kiri, dan jarak antara kaki depan dengan kaki belakang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, rataan kuda Gayo pacu muda yang baik untuk di pacu dan cukup banyak yang mengikuti perlombaan pacuan kuda ialah dari Kecamatan Lut Tawar, dan rataan untuk kuda Gayo pacu tua yang baik untuk dipelombakan dan yang cukup banyak untuk mengikuti pelombaan pacuan kuda yaitu dari Kecamatan Bebesen. Rataan kuda Gayo pacu muda yang kurang baik untuk di pacu dan kuda yang sedikit mengikuti perlombaan pacuan kuda yaitu dari Kecamatan Atu Lintang, sedangkan untuk rataan kuda Gayo pacu tua yang kurang baik untuk di pacu dan yang sedikit mengikuti perlombaan pacuan kuda yaitu dari Kecamatan Kebayakan.
Tidak Tersedia Deskripsi
DETEKSI PSEUDOMONAS AERUGINOSA PADA LUKA KUDA (EQUUS CABALLUS) DI KECAMATAN PEGASING, ACEH TENGAH (Rizka Anggita Sari, 2016)
MANAJEMEN KESEHATAN PADA KUDA PACU DI KABUPATEN ACEH TENGAH (Fadla Ari Saflianda, 2021)
PACUAN KUDA DALAM KONSTELASI POLITIK LOKAL SKRIPSI (Gemasih, 2018)
NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DALAM TRADISI PACU KUDE TRADISIONAL GAYO DI KABUPATEN BENER MERIAH (ULAN DARI, 2021)
IDENTIFIKASI CACING PARASCARIS EQUORUM DAN TRIODONTOPHORUS SERRATUS PADA KUDA GAYO (RIESCHA NABIELA, 2025)