Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBANDINGAN KEMAMPUAN RUMPUT PAIT (AXONOPUS COMPRESSUS) DAN RUMPUT ALANG-ALANG (IMPERATA CYLINDRICA) SEBAGAI PENGENDALI EROSI PADA TANAH ORDO ULTISOLS
Pengarang
Safriani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1205106010018
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Perubahan penggunaan lahan pada lahan miring menyebabkan tanah lebih mudah tererosi. Salah satu upaya penanganan erosi dapat dilakukan dengan metoda vegetatif yaitu menggunakan rumput pait (Axonopus compressus) dan rumput alang-alang (Imperata cylindrical) pada tanah ultisol. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan rumput pait dan rumput alang-alang dalam mengurangi erosi tanah pada kemiringan yang berbeda.
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Konservasi Tanah dan Air Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dengan menggunakan Rainfall Simulator yang ditata dalam kotak uji. Faktor yang digunakan pada penelitian ini adalah kemiringan (main plot factor) dan jenis rumput (sub plot factor). Perlakuan dalam penelitian ini terdiri dari 3 taraf kemiringan yaitu 5º, 10º, dan 15º serta 3 taraf vegetasi yaitu tanpa rumput, rumput pait dan rumput alang-alang.
Hasil penelitian diperoleh besar erosi yang terjadi pada kemiringan 5º dengan vegetasi tanah tanpa rumput (0,425 ton/ha/tahun), rumput pait (0,375 ton/ha/tahun), dan rumput alang-alang (0,125 ton/ha/tahun). Pada kemiringan 10º dengan vegetasi tanah tanpa rumput (1,102 ton/ha/tahun), rumput pait (0,305 ton/ha/tahun), dan rumput alang-alang (0,414 ton/ha/tahun). Pada kemiringan 15º dengan vegetasi tanah tanpa rumput (2,217 ton/ha/tahun), rumput pait (0,451 ton/ha/tahun), dan rumput alang-alang (0,858 ton/ha/tahun). Hasil pengujian dengan analisis sidik ragam (Ansira) bahwa terdapat perlakuan yang berpengaruh nyata. Perlakuan yang berpengaruh nyata tersebut diantaranya kemiringan, vegetasi, dan kombinasi antara kemiringan dan vegetasi. Sedangkan hasil dari uji lanjut BNT (Beda Nyata Terkecil) menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada beberapa perlakuan.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PEMBERIAN UREA DAN MOLASES TERHADAP KOMPOSISI KIMIA SILASE RUMPUT ALANG-ALANG (IMPERATA CYLINDRICA) (Maitri Yani, 2024)
EVALUASI TINGKAT BAHAYA EROSI DAN UPAYA KONSERVASI PADA PADANG PENGGEMBALAAN TERNAK DI BPTU SAPI ACEH INDRAPURI ACEH BESAR (Romi Rinaldi, 2025)
PREFERENSI PAKAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN RUSA SAMBAR (CERVUS UNICOLOR), RUSA TOTOL (AXIS AXIS), RUSA BAWEAN (AXIS KUHLII) DI TAMAN HUTAN KOTA LANGSA (Linda Murisqa, 2019)
SIFAT FISIKA DAN KIMIA TANAH SERTA PRODUKSI BERBAGAI JENIS RUMPUT YANG DITANAM PADA LAHAN DATAR DAN BERLERENG (M. Nazar, 2019)
UJI EFEK IMUNOSTIMULAN EKSTRAK RIMPANG ALANG-ALANG (IMPERATA CYLINDRICA) TERHADAP PENINGKATAN SEL-SEL IMUN PADA MENCIT JANTAN (MUS MUSCULUS) (Fajar Muliani, 2015)