DANA ASPIRASI DAN POLA HUBUNGAN KONSTITUEN DENGAN WAKIL DI DEWAN PERWAKILAN RAKYAT ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DANA ASPIRASI DAN POLA HUBUNGAN KONSTITUEN DENGAN WAKIL DI DEWAN PERWAKILAN RAKYAT ACEH


Pengarang

Muhammad Afnan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1210103010105

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

658.8

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
MUHAMMAD
AFNAN
2017
DANA ASPIRASI DAN POLA HUBUNGAN
KONSTITUEN DENGAN DEWAN PERWAKILAN
RAKYAT ACEH (DPRA)
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah
Kuala
(Zainal Abidin, SH, M.Si, M.H)
(x, 53) pp, bilb, app.
Dalam negara yang menganut sistem demokrasi, salah satu fungsi utama
lembaga perwakialn adalah fungsi perwakilan (representasi). Sebagai fungsi
representasinya, anggota DPRA berhak memperjuangkan aspirasi dari konstituen.
Dalam memperjuangkankan aspirasi dari konstituen sekarang ini menjadi lebih
mudah yang dihadapi oleh DPRA, hal ini karena adanya program dana aspirasi
yang disediakan untuk anggota DPRA memperjuangkan aspirasi dari
konstituennya. Penyaluran dana aspirasi bisa berjalan maksimal apabila ada pola
hubungan yang berjalan dengan baik antara anggota DPRA dan konstituen.
Tujuan penelitian untuk melihat apakah penyaluran dana aspirasi yang
dilakukan DPRA sudah tepat sasaraan serta melihat pola hubungan antara
konstituen dengan DPRA pasca pemilu 2014 dengan adanya penyaluran program
dana aspirasi.
Metode Penelitian menggunakan metode kualitatif serta pendekatan
deskriptif, pengumpulan data melalui penelitian kepustakaan dan lapangan.
Penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca berbagai literatur seperti
buku-buku, majalah, jurnal, dan laporan penelitian serta yang lainnya yang
berkaitan dengan penelitian. Sedangkan pengumpulan data lapangan dilakukan
dengan cara pengumpulan data lokasi penelitian dan wawancara informan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyaluran dana aspirasi masih
banyak yang belum tepat sasaran, hal ini disebabkan oleh komunikasi yang
kurang baik antara konstituen dan DPRA, kemudian adanya kelompok-kelompok
fiktif yang mengatasnamakan rakyat banyak juga mengakibatkan penyaluran dana
aspirasi tidak tepat sasaran. Pola hubungan antara anggota DPRA dan konstituen
dengan adanya dana aspirasi berjalan dengan baik, hal ini disebabkan oleh
konstituen beranggapan bahwa anggota DPRA yang memperjuangkan aspirasinya
adalah bekerja untuk kepentingan masyarakat.
Kepada DPRA kedepan sebelum menyalurkan dana aspirasi agar terlebih
dahulu melakukan reses, supaya kedepan program yang disalurkan dari dana
aspirasi tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat banyak. Kepada
masyarakat agar mendukung DPRA pada saat melakukan reses, sehingga
memudahkan DPRA dala menyerap aspirasi dari konstituen.
Kata Kunci: Dana Aspirasi,Pola Hubungan, DPRA dan Konstituen.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK