<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="31003">
 <titleInfo>
  <title>IMPLIKASI PROSES REKRUTMEN TERHADAP INDEPENDENSI PANWASLIH ACEH DALAM PILKADA TAHUN 2017 DI PROVINSI ACEH (SUATU KAJIAN TENTANG PROSES RECRUITMENT PANWASLIH ACEH DALAM INDEPENDENSI DI PROVINSI ACEH )</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ferzi Falevi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Panwaslih Aceh mulai terbentuk pada pilkada serentak Tahun 2017&#13;
dengan mekanisme perekrutan diusulkan oleh tim panja DPRA  komisi Idengan &#13;
berpedoman pada Pasal 60  undang-undang  Nomor:  11 Tahun 2006 tentang &#13;
pemerintahan Aceh. Panwaslih Aceh lembaga yang bersifat add hoc (sementara) &#13;
dan independen, tetapi dalam proses rekrutmen masih jauh dengan nilai &#13;
Independensi. &#13;
Tujuan  penelitian  yaituuntuk menjelaskan proses  rekrutmen  Panwaslih&#13;
Aceh dalam pengawasan Pilkada dan menganalisis independensi proses rekrutmen &#13;
Panwaslih Aceh di dalam Penyelenggaran Pilkada serentak tahun 2017 di Provinsi &#13;
Aceh.&#13;
Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu  penelitian  lapangan&#13;
(primer)  dan  penelitian  kepustakaan  (sekunder).  Penelitian lapangan dilakukan &#13;
untuk memperoleh data primer yang dilakukan  dengan  wawancara  langsung &#13;
dengan pihak informan  dan observasi partisipan. Sedangkan  penelitian&#13;
kepustakaan  untuk  memperoleh  data  sekunder  berdasarkan  buku-buku, jurnal,&#13;
website dan bacaan yang terkait.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa  proses rekrutmen anggota &#13;
Panwaslih Aceh dilakukan  dengan membentuk tim  seleksi (timsel)  oleh panja &#13;
DPRA. Kemudian nama-nama  anggota  yang lolos seleksi diserahkan timsel &#13;
kepada panja  komisi I  DPRA,  yang kemudian nama-  nama anggota tersebut &#13;
diusulkan oleh panja  DPRA untuk dijadikan sebagai  anggota  Panwaslih Aceh. Di &#13;
dalam proses rekrutmen anggota  Panwaslih Aceh belum sesuai  dengan nilai &#13;
indpendensi atau masih adanya intervensi dari segi ek sternal. Maka dapat &#13;
disimpulkan  bahwa  Panwaslih Aceh  diberi wewenang sebagai lembaga  yang &#13;
mandiri atau independen, tetapi dalam proses rekrutmen masih adanya  campur &#13;
tangan DPRA atau dapat dikatakan tidak independen. &#13;
Diharapkan kepada pihak eksekutif, legislatif serta lembaga  yang terkait &#13;
lainnya, pada pilkada selanjutnya untuk sama -sama saling menjaga  netralitas dan &#13;
independensi disetiap lembaga yang  terbentuk. Terutama lembaga yang berkaitan &#13;
dengan proses Penyelenggaraan dan pengawasan Pilkada Aceh, seperti KIP dan &#13;
Panwaslih Aceh,  harus sesuai koridor  tanpa adanya intervensi. Juga harus adanya &#13;
revisi terhadap UUPA mengenai pembentukan Penyelenggara Pilkada yang dapat &#13;
menurukan nilai independen, demokrasi, netralitas dan timbulnya konflik. &#13;
Kata Kunci: Panwaslih Aceh, Rekrutmen, Independensi dan Pilkada&#13;
FERZI FALEVI  2017&#13;
ABSTRAK&#13;
IMPLIKASI PROSES REKRUTMEN &#13;
TERHADAP INDEPENDENSI PANWASLIH &#13;
ACEH DALAM PILKADA TAHUN 2017 DI &#13;
PROVINSI ACEH&#13;
Fakultas  Ilmu  Sosial  dan  Ilmu  Politik  Universitas&#13;
Syiah Kuala &#13;
(Zainal Abidin, SH, M.Si, M.H)&#13;
(xiii, 59), pp., bibl., app.</note>
 <subject authority="">
  <topic>ELECTION SYSTEMS</topic>
 </subject>
 <classification>324.6&#13;
</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>31003</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-04 15:18:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-29 12:06:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>