<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="30898">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS POTENSI ENERGI ANGIN SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA HIBRIDA DI ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Irfan Alfayz</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kecepatan angin merupakam acuan dalam pemanfaatan turbin angin sebagai pembangkit listrik dan merupakan variabel utama untuk perhitungan energi aktual suatu lokasi. Dengan itu akan di kombinasikan antara sumber energi angin dan energi listrik dari penyedia utama (PLN). Teknologi Pembangkit listrik tenaga hibrida yang merupakan kombinasi dari dua atau lebih energi. sistem pembangkit listrik adalah sebagai energi alternatif yang telah banyak dimanfaatkan di Indonesia dan jika dikembangkan dengan tepat. Penelitian di awali dengan pengambilan data di daerah saree dengan membandingkan di tiga titik yaitu daerah Blang Bintang, Gampong Durung dan di Gampong Alue Naga. telah dihitung dan menganalisa potensi energi angin untuk penyedia utama (PLN). Dari hasil kajian potensi energi angin sebagai pembangkit listrik di daerah Saree diperoleh kecepatan angin di tahun 2014 sebesar 4.53 m/s dengan menghasilkan daya listrik sebesar 315.244 Watt/m2, sedangkan 2015 sebesar 4,00 m/s dengan daya listrik sebesar 217.036 Watt/m2, dan di tahun 2016 sebesar 4.71 m/s dengan menghasilkan daya listrik sebesar 354.336 Watt/m2 dan perbandingannya di daerah Blang Bintang dengan kecepatan angin sebesar 3,3 m/s dengan menghasilkan daya 121,869 Watt/m2. Sedangkan di Gampong Durung dengan kecepatan angin sebesar 3,4 m/s dengan menghasilkan daya 133,287 Watt/m2 Dan di Gampong Alue Naga dengan kecepatan angin sebesar 4,2 m/s dengan menghasilkan daya 251,247 Watt/m2.</note>
 <subject authority="">
  <topic>WIND</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ELECTRICAL ENERGI</topic>
 </subject>
 <classification>551.518</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>30898</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-03 13:07:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-12-11 16:43:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>