TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN KANKER TELINGA, HIDUNG, DAN TENGGOROK, KEPALA, LEHER (THT-KL) YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI BLUD RSUDZA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN KANKER TELINGA, HIDUNG, DAN TENGGOROK, KEPALA, LEHER (THT-KL) YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI BLUD RSUDZA


Pengarang

Sutrisno Habibi Lbs - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101010051

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

614.593 9

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kecemasan merupakan respon emosional yang mengganggu dan mengancam ketenangan setiap orang. Kecemasan sering terjadi pada penyakit kronik yang tidak sembuh seperti kanker, salah satunya adalah kanker THT-KL. Pengobatan kanker dengan kemoterapi dapat memberikan efek cemas. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kecemasan pasien kanker Telinga Hidung, Tenggorok, Kepala dan Leher (THT-KL) yang menjalani kemoterapi di BLUD RSUDZA. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi penelitian adalah pasien kanker THT-KL yang sedang menjalani kemoterapi di BLUD RSUDZA. Data diperoleh langsung dari hasil wawancara dan rekam medik. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 32 responden didapatkan gambaran tingkat kecemasan pada pasien kanker THT-KL menunjukkan sebanyak 53,1% mengalami kecemasan sedang; 34,4% mengalami kecemasan ringan; 12,5% mengalami kecemasan berat. Kecemasan paling banyak diderita oleh pasien yang berusia 46-55 tahun (34,4%), pasien dengan jenis kelamin laki-laki (56,3%), pasien yang sudah menikah sebanyak (84,4%), pasien dengan pendidikan terakhir SMA (78,2%), pasien dengan pekerjaan swasta (40,6%), pasien dengan penghasilan rendah (43,8%), pasien dengan diagnosa Ca Nasofaring sebanyak (43,8%), pasien dengan kanker stadium 4 (46,9%), dan pasien dengan siklus kemoterapi 1-3 sebanyak (68,8%). Kesimpulan: Tingkat kecemasan pada pasien kanker THT-KL yang sedang menjalani kemoterapi di BLUD RUDZA mayoritas adalah kecemasan tingkat sedang. Pasien Kanker THT-KL yang menjalani kemoterapi di bawah siklus 1-3 memiliki tingkat kecemasan berat dan kemoterapi di atas siklus 3 mengalami kecemasan tingkat ringan.

Kata Kunci: Tingkat Kecemasan, Kanker THT-KL, Kemoterapi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK