Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI KEBULATAN AKIBAT PENGARUH GAYA POTONG PADA BENDA UJI HASIL PROSES HELICAL INTERPOLATION MENGGUNAKAN PAHAT KARBIDA PADA MESIN CNC AGMA A-8
Pengarang
Guna Abdi Wardhana - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1004102010076
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
621.93
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pada proses permesinan sering terjadi penyimpangan disebabkan kondisi pemotongan, putaran spindle dan temperature, salah satu penyimpangan yang dapat terjadi adalah penyimpangan kebulatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya potong terhadap kualitas kebulatan dengan gerakan pemotongan Helical Interpolation menggunakan tool karbida pada proses mesin milling CNC Agma A-8. Pada penelitian ini menggunakan kecepatan makan (Vf) 344, 382 dan 458 mm/min, dengan variasi kedalaman potong (a) 0,5, 1, 1,5 dan 2mm dan feeding (f) 0,03 mm/tooth. Pahat yang digunakan adalah karbida berdiameter 10 mm, dan menggunakan benda uji baja karbon sedang yang berdiameter 50,8 mm. Pengukuran kebulatan menggunakan alat ukur MMQ 100. Hasil penelitian diketahui nilai penyimpangan kebulatan tertinggi pada kedalaman potong 2mm pada (Vf) 344mm/min dengan nilai penyimpangan terbesar 112µm dan nilai gaya terbesar Fm 55.56 N, Fz 26 N dan dari penelitian ini juga didapat nilai penyimpangan kebulatan terendah 18 µm dengan nilai gaya Fm28.77 N dan Fz 5.7 N pada kedalaman potong 0.5 mm dengan (Vf) 458 mm/min.Penyebab penyimpangan kebulatan dipengaruhi oleh gaya potongdan getaran. Akan tetapi dengan menggunakan pahat karbida dapat melakukan proses permesinan dengan putaran spindle tinggi, karena pada saat putaran rendah terjadi penumpukan lapisan material (BUE, Built Up Edge) yang mengubah geometri pahat (sudut geram) karena berfungsi sebagai mata potong yang baru dari pahat yang bersangkutan. Pada saat kedalaman potong besar akan menyebabkan bekas gerakan makan pada benda kerja, oleh karena itu akan lebih halus pada saat kedalaman potong kecil dengan menggunakan sistem pendinginan Air Blow sehingga BUE akan mudah terkelupas.
Kata kunci: Proses Milling, Kebulatan, Helical Interpolation
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGUJIAN KEBULATAN HASIL PROSES PEMOTONGAN HELICAL INTERPOLATION PADA MESIN MILLING CNC AGMA A-8 MENGGUNAKAN PAHAT KARBIDA (Aziz Murdana, 2015)
MENGUJI KEBULATAN PENGGUNAAN PAHAT KARBIDA DAN HSS HASIL PROSES CIRCULAR INTERPOLATION CUTTING PADA MESIN AGMA A-8 MENGGUNAKAN BAJA KARBON SEDANG (Ipal Febri Narta, 2015)
ANALISIS KEBULATAN HASIL PROSES HELICAL INTERPOLATION CUTTING MENGGUNAKAN PAHAT HSS PADA MESIN CNC AGMA A-8 (Muhammad Aiyub, 2015)
ANALISA GAYA POTONG POROS RODA MOBIL TENAGA SURYA TERHADAP KEBULATAN PROSES MILLING AGMA A-8 MENGGUNAKAN METODE HELICAL INTERPOLASI (Muhammad Rio Sukarsa, 2016)
PENGARUH PARAMETER PEMOTONGAN PADA KEBULATAN DAN KEKASARAN BENDA KERJA HASIL PROSES CIRCULAR INTERPOLATION CUTTING PADA MESIN CNC MILLING HEADMAN ZXK-32B (Muhammad Lutfi, 2018)