Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KUAT TARIK LENTUR BETON DENGAN VARIASI KOMPOSISI AGREGAT DAUR ULANG (RECYCLED AGGREGATE)
Pengarang
RIO RIVANDI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1304101010141
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penggunaan beton yang cukup besar untuk proses pembangunan mengakibatkan berkurangnya sumber daya alam yang digunakan sebagai bahan campuran beton. Salah satu cara pelestarian lingkungan dalam bidang konstruksi ialah dengan menggunakan agregat daur ulang (recycle concrete aggregate) sehingga sedikitnya dapat mengurangi penggunaan berlebihan agregat natural. Beton Daur Ulang (recycle aggregate concrete) merupakan campuran material yang didapatkan dari proses ulang beton yang sudah tidak terpakai. Penelitian yang berkelanjutan dilakukan guna memenuhi syarat sebagai material utama dalam proses pembangunan. Benda uji yang digunakan adalah balok beton dengan ukuran (53 x 15 x 15) cm3. Komposisi agregat kasar bekas yang digunakan adalah 35%, 50% dan 100% dari berat total agregat kasar natural (0%). Pengujian dilakukan pada umur beton 7, 14 dan 28 hari dengan kuat tekan rencana K-300. Agregat kasar daur ulang yang digunakan adalah pecahan beton daur ulang diameter agregat maksimum 31,5 mm. Gradasi campuran adalah 0 – 10 mm, 10 – 20 mm, dan 20 – 30 mm. Benda uji balok dilengkapi dengan satu set peralatan ukur deformasi (transducer) yang terdiri dari pengukur deformasi vertikal dan horizontal yang disambungkan dengan data logger. Hasil yang diperoleh adalah nilai kuat tarik lentur tertinggi pada umur 28 hari sebesar 3,67 MPa pada komposisi 50% dengan kenaikan 16,30% dari beton normal (0%). Peningkatan Kuat tarik lentur beton daur ulang 50% lebih besar dibandingkan beton normal (0%). Hal ini disebabkan bahan baku agregat daur ulang dengan mutu K-300 memberikan kinerja yang lebih baik daripada agregat alam. Pola retak mikrostruktur menunjukkan agregat daur ulang turut mengalami keretakan pada beban maksimum.
Tidak Tersedia Deskripsi
KUAT TARIK LENTUR BETON DENGAN VARIASI KOMPOSISI AGREGAT DAUR ULANG (RECYCLED AGGREGATE) (RIO RIVANDI, 2017)
KAPASITAS GESER BETON DOUBLE L MENGGUNAKAN AGREGAT DAUR ULANG (Gilang Maulana, 2024)
PERILAKU KUAT TEKAN BETON DENGAN SUBSTITUSI AGREGAT KASAR BETON DAUR ULANG (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAS 0,4 DAN KOMPOSISI AGREGAT KASAR DAUR ULANG K-300 DAN K-250 0%, 35%, 50%, DAN 100%) (T Novianda R. Darman, 2019)
PERILAKU KUAT TEKAN BETON SUBSTITUSI AGREGAT DAUR ULANG SEBAGAI AGREGAT KASAR (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAS 0,4 DAN KOMPOSISI AGREGAT KASAR DAUR ULANG 0%, 35%, 50% DAN 100%) (Atika Aulia Amru, 2017)
PENGARUH SUBSTITUSI AGREGAT HALUS DENGAN PRECIOUS SLAG BALL (PS BALL) TERHADAP KUAT TARIK LENTUR DAN KUAT TARIK BELAH BETON NORMAL DENGAN PERSENTASE 30% DAN 50% BERDASARKAN VOLUME AGREGAT HALUS (Amrul Chalid, 2018)