<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="30494">
 <titleInfo>
  <title>STUDI PENGARUH PEMASANGAN STATIC VAR COMPENSATOR TERHADAP PROFIL TEGANGAN PADA PENGYULANG NEUHEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alkindi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sistem distribusi merupakan bagian dari sistem tenaga listrik  yang  berguna untuk menyalurkan tenaga listrik dari sumber daya listrik sampai ke konsumen. Pertumbuhan beban pada sistem distribusi semakin meningkat terus–menerus. Hal ini mengakibatka bangkitnya daya reaktif induktif (positif) pada jaringan yang diikuti dengan peningkatan permintaan suplai daya reaktif kapasitif (negatif) sehingga mengakibatkan tegangan tidak konstan, dan juga mengakibatkan faktor daya berkurang sehingga terjadi rugi-rugi daya pada jaringan. Pengaturan tegangan erat kaitannya dengan pengaturan daya reaktif dalam sistem.  Penyulang Neuhen adalah penyulang yang memiliki drop tegangan sebesar 5.125% sehingga perlu dilakukan perbaikan. Kompensasi daya reaktif dalam penelitian ini  dilakukan dengan menggunakan static VAR compenstator (SVC) pada bus yang memiliki tegangan terendah. dari hasil penelitian diketahui bahwa tegangan paling rendah terjadi pada bus 22 sehingga setelah dilakukan pemasangan SVC diperoleh peninggkatan tegangan sebesar 5% dan daya aktif sebesar 4,97%.  &#13;
&#13;
Kata kuci: sistem distribusi, SVC, aliran daya, profil tegangan&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>POWER TRANSMISSION</topic>
 </subject>
 <classification>621.31</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>30494</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-03-23 16:18:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-07 11:16:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>