Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
Ciri dan Fungsi Pantun Bebahasa Devayan
Pengarang
Citra Herlinon - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0806102010043
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
808.81
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci : Pantun, Ciri, Fungsi, Jenis, Metode Cakap, dan Bahasa Devayan.
Penelitian ini berjudul “Ciri dan Fungsi Pantun Berbahasa Devayan”. Sesuai dengan masalah yang telah dirumuskan, tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan ciri pantun berbahasa Devayan yang ada di Kecamatan Teupah Barat, Kabupaten Simeulue dan (2) mendeskripsikan fungsi pantun berbahasa Devayan yang ada di Kecamatan Teupah Barat, Kabupaten Simeulue. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data utama penelitian ini adalah data lisan yang bersumber dari informan penutur bahasa Devayan yang mengerti tentang pantun bahasa Devayan. Informan yang diambil berasal dari Desa Leubang, Desa Leubang Hulu, Desa Lantik, Desa Awe Kecil, Desa Salur, dan Desa Salur Latun Kecamatan Teupah Barat, Kabupaten Simeulue. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode cakap dengan teknik dasar cakap semuka dan teknik lanjutan berupa teknik catat, rekam, dan pancing. Penganalisisan data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu seleksi data, klasifikasi data, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ciri pantun berbahasa Devayan memiliki kesamaan ciri yaitu terdiri atas empat baris dalam sebait, bersajak ab/ab, adanya sampiran, dan adanya isi. Dari segi penggunaan fungsi pantun Melayu dengan pantun berbahasa Devayan memiliki kesamaan yaitu untuk memberi nasihat dan pendidikan, bertujuan dalam adat istiadat, berupa sindiran atau tempelak, melepaskan rindu dan rasa kasih sayang, hiburan atau jenaka, dan menyampaikan maksud berunsur keagamaan. Selanjutnya, jenis pantun berbahasa Devayan tidak memiliki jenis pantun anak-anak menurut isinya yaitu pantun teka-teki.
Tidak Tersedia Deskripsi
INVESTIGATING LINGUISTIC PERFORMANCE OF DEVAYAN CHILDREN SPEAKERS TOWARD THEIR INDIGENOUS LANGUAGE (NEMO ORIZA, 2018)
MORPHOLOGY OF DEVAYAN: A LANGUAGE OF SIMEULU (MUHAMMAD WIWIN, 2019)
REDUPLIKASI BAHASA DEVAYAN (Nur Ilhamiah, 2018)
INTERJEKSI DALAM BAHASA DEVAYAN (Noni Suharlismadesi, 2020)
NUMERALIA DALAM BAHASA DEVAYAN (Fahmi Ariani, 2016)