<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="29899">
 <titleInfo>
  <title>ROFIL BIOKIMIA DARAH SAPI ACEH YANG MENGALAMI KAWIN BERULANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nella Desiona</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
	Penelitian ini bertujuan mengetahui profil biokimia darah pada sapi aceh yang mengalami kawin berulang. Sapi yang digunakan dalam penelitian ini adalah enam ekor sapi aceh, berumur 3-5 tahun sudah pernah beranak minimal satu kali, mempunyai siklus reproduksi normal, dan kondisi tubuh sehat. Hewan yang digunakan terdiri atas tiga ekor sapi normal (K1) dan tiga ekor sapi yang mengalami repeat breeding (K2). Sapi K1 merupakan sapi &gt;2 bulan pascapartus yang mempunyai riwayat berhasil bunting dengan sekali inseminasi dan mempunyai dua kali siklus reguler, sedangkan K2 terdiri atas sapi yang didiagnosis mengalami kawin berulang yaitu sapi yang gagal bunting setelah lebih dari tiga kali inseminasi namun memiliki siklus estrus normal. Profil biokimia darah yang diukur adalah kadar protein total, kolesterol total, dan glukosa. Metode pemeriksaan sampel menggunakan Mindray BA88A dan reagen Labtest. Data dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa protein total, kolesterol total, dan glukosa pada K1 vs K2 masing-masing adalah 5,80±0,20 vs 6,13±0,30 g/dl (P0,05); dan 60,00±6,08 vs 58,00±6,24 mg/dl (P&gt;0,05). Disimpulkan bahwa protein total sapi aceh yang mengalami kawin berulang lebih tinggi dibandingkan sapi fertil, sedangkan kolesterol total dan glukosa pada sapi yang mengalami kawin berulang tidak berbeda nyata.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>COWS - ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>REPRODUCTION - ANIMALS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BREEDING - ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>29899</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-02-10 12:07:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-04-26 12:11:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>