KAJIAN SEKITAR AREA TANAH LONGSOR DI LOKASI SEULIMUM KABUPATEN ACEH BESAR MENGGUNAKAN PENGUJIAN GESER LANGSUNG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN SEKITAR AREA TANAH LONGSOR DI LOKASI SEULIMUM KABUPATEN ACEH BESAR MENGGUNAKAN PENGUJIAN GESER LANGSUNG


Pengarang

Mizwar Shiddiq - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304001010117

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.151

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Permukaan yang miring di lokasi Gampong Beureunut, kawasan Gunung Seulimum, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar di Provinsi Aceh berpotensi terjadi kelongsoran. Parameter kekuatan geser tanah merupakan salah satu sifat mekanis tanah yang erat hubungannya dengan stabilitas lereng. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi penyebab kelongsoran lereng berdasarkan kekuatan geser tanah. Pada penelitian ini dilakukan beberapa jenis pengujian sifat-sifat fisis tanah seperti berat jenis, batas cair, batas plastis, pembagian butir, pengujian sifat-sifat mekanis tanah seperti kuat geser langsung (Direct Shear). Di sisi lain, pengukuran geometrik kelongsoran dilakukan di lokasi tersebut. Curah hujan yang relatif tinggi dengan durasi yang lama dapat menyebabkan perubahan atau peningkatan kandungan air dalam tanah menjadi salah satu faktor terjadinya longsor, sehingga parameter kuat geser tanah terutama kohesi (c) antar butiran akan berkurang dengan demikian air hujan yang berlebihan dapat menyebabkan hilangnya ikatan tanah. Bidang longsor yang terbentuk adalah garis lurus dengan kedalaman dangkal yang diakibatkan oleh pengaruh penguatan akar pohon. Jenis tanah pada lereng tersebut dapat dikatakan sebagai tanah lempung yang menunjukkan sifat-sifat kohesif. Klasifikasi menurut AASTHO dan USCS dapat disimpulkan tanah tersebut yaitu tanah lempung organik dengan plastisitas tinggi dan kualitas sebagai tanah dasar biasa sampai jelek. Nilai rata-rata dari sudut geser dan nilai kohesi yaitu 9,667° dan 0,563 kg/cm². kelongsoran yang terjadi oleh penyebab-peyebab tersebut diatas dapat mempengaruhi stabilitas lereng.
Kata kunci : geometrik lereng, kekuatan geser tanah, stabilitas lereng.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK