PERANCANGAN PROTOTIPE SISTEM PENDETEKSI POSISI KORBAN BENCANA BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA328 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERANCANGAN PROTOTIPE SISTEM PENDETEKSI POSISI KORBAN BENCANA BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA328


Pengarang

Syadza Sausan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1204105010020

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Elektro (S1) / PDDIKTI : 20201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

621.381 522

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bencana merupakan suatu peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak dapat dihindari, seperti halnya gempa bumi yang dapat menyebabkan runtuhnya bangunan dan jatuhnya korban jiwa manusia. Proses evakuasi korban yang masih hidup karena runtuhnya bangunan pasca bencana harus segera dilakukan untuk mengurangi dampak buruk yang ditimbulkan, tim SAR (search and rescue) akan membantu untuk menyelamatkan korban. Namun informasi tentang posisi korban belum dapat diketahui dengan baik dan lingkungan disekitar lokasi bencana masih sangat berbahaya untuk ditinjau, sehingga beresiko jika tim SAR langsung turun ke lokasi tersebut. Penelitian ini menghasilkan rancangan prototipe sistem pendeteksi posisi korban bencana yang mampu menberikan informasi posisi korban pada lokasi bencana dengan waktu singkat. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu robot sebagai platform dikontrol untuk berhenti pada suatu titik dan user mengaktifkan sistem untuk melakukan proses pendeteksian posisi korban bencana. Prototipe sistem ini menggunakan sensor PIR untuk mendeteksi ada atau tidaknya korban, sensor ultrasonik untuk mengukur jarak korban dengan prototipe dan sensor kompas sebagai penunjuk arah korban. Data informasi yang diperoleh dari sensor dikirim dan ditampilkan pada PC user secara nirkabel. Sistem ini mampu mendeteksi korban dengan jarak maksimum 390 cm dengan kondisi posisi tubuh korban tidak terhalang seluruhnya oleh benda yang jatuh akibat bencana. Persentase keberhasilan penunjukan posisi korban yaitu 94.37% dengan perbedaan sudut 12.59° dan persentase keberhasilan pengukuran jarak korban dengan sistem 66.58% pada pengujian skala Laboraturium.

Kata kuci: Bencana, posisi korban, sensor PIR, sensor ultrasonik, mikrokontroler
ATmega328.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK