PENGARUH TINGKAT KECEMASAN PRE OPERASI TERHADAP DERAJAT NYERI PASIEN POST OPERASI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH TINGKAT KECEMASAN PRE OPERASI TERHADAP DERAJAT NYERI PASIEN POST OPERASI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

FAKHRIAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307101010126

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Katarak merupakan salah satu penyebab kebutaan terbanyak di Indonesia maupun di dunia. Pengobatan katarak adalah pembedahan. Pembedahan merupakan terapi yang dapat menimbulkan ancaman bagi integritas seseorang. Kecemasan dapat meningkatkan persepsi pasien terhadap nyeri post operasi. Tujuan umum dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tingkat kecemasan pre operasi terhadap derajat nyeri pasien post operasi katarak di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dan tujuan khususnya untuk mengetahui derajat nyeri pasien katarak yang menjalani operasi di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah observational analitik dengan rancangan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu accidental sampling. Tingkat kecemasan diukur dengan menggunakan kuesioner HARS dan derajat nyeri diukur dengan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Total pasien pada penelitian ini berjumlah 32 orang. Hasil uji Spearman (p value = 0,01 dan alfa = 0,05). Terdapat 20 orang (62,5%) pada tingkat tidak cemas. Pasien yang merasakan cemas 12 orang (37,5%), dari 12 orang tersebut 9 orang (28,1%) pada tingkat cemas ringan dan 3 orang (9,4%) cemas sedang. Pasien yang tidak merasakan nyeri 14 orang (43,8%). Pasien yang merasakan nyeri 18 orang (56,2%), dari 18 orang tersebut 13 orang (40,6%) merasakan nyeri ringan dan 5 orang (15,6%) nyeri sedang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh tingkat kecemasan pre operasi terhadap derajat nyeri pasien post operasi katarak di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh
Kata Kunci : Tingkat kecemasan, Derajat nyeri, Operasi katarak


Cataract is one of the most causes blindness in Indonesia and the world. The only treatment to cure cataract is surgery. Surgery is a therapy that threaten a person’s intergrity who can generate anxiety. Pre operative anxiety can increase post operative pain perception. The general aims of this study is to determine the influence of pre operative anxiety level with degree of pain in post cataract surgery patient and the specific objective is to determine the degree of pain cataract surgery patients in RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. This study was an analytic observational study with cross-sectional design. The sampling technique is accidental sampling. The anxiety level was measured by using HARS Questionnaire and the degree of pain was measured by using Numeric Rating Scale (NRS). Total number of patients were 32 people. The test result of Spearman (p value = 0,010 dan alfa = 0,05) . There were 20 people with no anxiety before surgery, patients who feel anxiety were 12 people (37,5%), these included 9 people (28,1%) at mild anxiety level and 3 people (9,4%) moderate anxiety. Patients that have no pain were 14 people (43,8%). Patients that feel pain were 18 people (56,2%), these included 13 people (40,6%) with mild pain and 5 people (15,6%) moderate pain. It can be concluded that there are an influence between the pre operative anxiety level with the degree of pain in post cataract surgery patients in RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh
Keywords : Anxiety level, Degree of pain, Cataract surgery

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK