HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN KEKAMBUHAN ASMA BRONKIAL PADA ANAK DI SDIT AL-AZHAR BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN KEKAMBUHAN ASMA BRONKIAL PADA ANAK DI SDIT AL-AZHAR BANDA ACEH


Pengarang

ASY SYIFA FAUZIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307101010113

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.238

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Asma merupakan penyakit inflamasi kronik jalan napas yang ditandai dengan gejala batuk kronik, mengi, napas yang pendek, sesak pada dada dengan tingkat keparahan yang berbeda pada setiap individu. Kekambuhan asma adalah suatu episode munculnya serangan asma. Kekambuhan asma juga dapat dijadikan sebagai indikasi asma yang tidak terkontrol. Kecemasan dapat menjadi salah satu faktor risiko dari kekambuhan asma akibat aktivasi sekresi kortikoid dan katekolamin yang diyakini memainkan peran dalam inflamasi saluran napas. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh faktor kecemasan terhadap risiko kekambuhan asma dapat dinilai dari kategori kecemasan yaitu: cemas dan tidak cemas. Semakin cemas seseorang semakin tinggi kemungkinan mengalami kekambuhan asma. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan kecemasan dengan kekambuhan asma pada anak. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 34 responden diambil secara total sampling mulai dari Oktober hingga November 2016 di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Azhar Banda Aceh. Dari 34 responden, didapatkan anak yang mengalami kecemasan sebanyak 5 responden (14,7%), 3 diantaranya (60%) mengalami asma yang tidak terkontrol dan 2 lainnya (40%) mengalami asma yang terkontrol. Sedangkan anak yang tidak mengalami kecemasan sebanyak 29 responden (85,3%), 27 diantaranya (93,1%) cenderung mengalami asma yang terkontrol dan 2 lainnya (6,9%) mengalami asma yang tidak terkontrol. Uji alternatif Chi Square – uji Fisher menunjukkan p value = 0,015 (p value

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK