<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="29409">
 <titleInfo>
  <title>KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN KEMANDIRIAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rika Silviani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Pendidikan Matematika Unsyiah</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
&#13;
Rika Silviani. Kemampuan Berpikir Kreatif dan Kemandirian Belajar Matematika&#13;
melalui Model Problem Based Learning pada Siswa SMP. &#13;
&#13;
Kemampuan berpikir kreatif siswa masih rendah dan kurang diperhatikan dalam&#13;
pelaksanaan pembelajaran matematika. Siswa kurang dilatih mengerjakan soal yang&#13;
berkaitan dengan memecahkan masalah. Guru kurang memberikan kesempatan kepada&#13;
siswa untuk menyelesaikan soal yang dapat menggali kreatifitas siswa, sehingga siswa&#13;
kurang berminat dalam menyelesaikan soal matematika yang membutuhkan banyak&#13;
strategi. Keadaan ini mengakibatkan siswa bergantung kepada guru. Guru menjadi satusatunya&#13;
&#13;
sumber belajar bagi siswa, sehingga menyebabkan siswa tidak memiliki&#13;
kemandirian belajar. Rendahnya kemampuan berpikir kreatif dan pentingnya&#13;
kemandirian belajar dalam pembelajaran matematika, diperlukan upaya untuk&#13;
menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian belajar dengan menciptakan&#13;
pembelajaran matematika yang melibatkan siswa aktif yaitu dengan menerapkan model&#13;
Problem Based Learning (PBL). Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan&#13;
kemampuan berpikir kreatif siswa selama proses pembelajaran model PBL, (2)&#13;
mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa setelah memperoleh&#13;
pembelajaran model PBL, dan (3) mendeskripsikan kemandirian belajar siswa selama&#13;
proses pembelajaran model PBL. Penelitian ini menggunakan penelitian metode&#13;
campuran (mixed methods) dengan strategi embedded konkuren. Sampel dipilih secara&#13;
random sampling yaitu siswa kelas VIII-3 yang berjumlah 28 orang dari seluruh siswa&#13;
kelas VIII SMP Negeri 16 Banda Aceh. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh&#13;
data kemampuan berpikir kreatif siswa selama proses pembelajaran dengan model PBL&#13;
berupa tes uraian harian dan observasi. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh&#13;
data peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa setelah memperoleh pembelajaran&#13;
dengan model PBL berupa tes awal (pretes) dan tes akhir (postes), serta instrumen yang&#13;
digunakan untuk mendeskripsikan kemandirian belajar siswa selama proses&#13;
pembelajaran model PBL berupa angket. Analisis data hasil tes uraian harian dan&#13;
observasi kemampuan berpikir kreatif menggunakan rubrik penilaian kemampuan&#13;
berpikir kreatif dengan metode deskriptif kualitatif, hasil pretes-postes dianalisis dengan&#13;
uji statistik menggunakan Software SPSS versi 22 for Windows, dan hasil angket&#13;
kemandirian belajar dianalisis menggunakan skala Likert dan persentase. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa siswa kreatif dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan&#13;
perbandingan selama proses pembelajaran model PBL. Seterusnya, terdapat peningkatan&#13;
kemampuan berpikir kreatif siswa setelah memperoleh pembelajaran model PBL. Hasil&#13;
penelitian ini juga menunjukkan siswa memiliki kemandirian belajar selama proses&#13;
pembelajaran model PBL. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan&#13;
berpikir kreatif dan kemandirian belajar siswa meningkat melalui PBL. Oleh karena itu,&#13;
guru diharapkan dapat memperluas penerapan PBL pada materi lain sebagai upaya&#13;
membiasakan siswa untuk dapat berpikir kreatif dan mengembangkan kemandirian&#13;
belajar dalam menyelesaikan masalah matematika.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Model Problem Based Learning (PBL), Kemampuan Berpikir Kreatif, dan &#13;
Kemandirian Belajar. &#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>MATHEMATICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>STUDY METHODS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LEARNING - EDUCATIONAL PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>371.302 81</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>29409</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-01-21 16:18:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-05-10 15:00:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>