HUBUNGAN TINGKAT KEPOSITIFAN SPUTUM BTA SEBELUM PENGOBATAN DENGAN KONVERSI SPUTUM BTA SETELAH PENGOBATAN PADA PASIEN TB DI SELURUH PUSKESMAS BANDA ACEH TAHUN 2015 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN TINGKAT KEPOSITIFAN SPUTUM BTA SEBELUM PENGOBATAN DENGAN KONVERSI SPUTUM BTA SETELAH PENGOBATAN PADA PASIEN TB DI SELURUH PUSKESMAS BANDA ACEH TAHUN 2015


Pengarang

RISE RAHMINIA ZAHARA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307101010143

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.995

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tingkat Kepositifan Sputum BTA dan Konversi Sputum BTA adalah dua pemeriksaan yang wajib dilakukan oleh pasien TB paru. Tingkat kepositifan sputum sebelum pengobatan merupakan metode penilaian secara langsung jumlah BTA dalam sputum dan derajat keparahan yang akan mempengaruhi konversi. Angka konversi ini biasanya dinilai pada akhir pengobatan intensif.Tingginya angka konversi sputum akan memprediksi keberhasilan pengobatan . Konversi sputum yang negative akan menunjukkan faktor resiko MDR-TB .Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kepositifan sebelum pengobatan dengan konversi sputum setelah pengobatan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dan metode total sampling. Dari 62 responden, didapatkan tingkat kepositifan +1 (37,1%) mengalami konversi sputum (73,9%), +2 (30,6%) mengalami konversi sputum (68,4%), +3 (32,3%) mengalami konversi sputum (70%) dan dari 62 respoden yang mengalami konversi sputum (71%), nonkonversi (29%).Hasil uji chi-square menunjukan Pvalue sebesar 0,920 (Pvalue>0,05) sehingga penelitian menyatakan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepositifansebelum pengobatan dengan konversi sputumsetelah pengobatan pada pasien TB paru di seluruh Puskesmas Banda Aceh tahun 2015.
Kata Kunci: tingkat kepositifan Sputum BTA, konversi sputum BTA, tuberkulosis

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK