HUBUNGAN PENURUNAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN KUALITAS TIDUR BURUK PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUDZA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN PENURUNAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN KUALITAS TIDUR BURUK PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUDZA BANDA ACEH


Pengarang

NISA UL HASANAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307101010180

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

617.461 059

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penyakit ginjal kronik/PGK disebut sebagai penyakit ginjal tahap akhir yang ditandai dengan kerusakan fungsi ginjal secara progresif. Komplikasi yang sering terjadi pada pasien PGK adalah penurunan kadar hemoglobin/Hb yang berdampak terhadap kualitas tidur pasien PGK karena peningkatan aktivitas saraf simpatis. Kualitas tidur merupakan persepsi individu dalam menilai lamanya waktu tidur yang berdampak pada aktivitas keseharian individu tersebut. Kualitas tidur buruk sangat umum ditemukan pada pasien PGK dengan stadium akhir. Kualitas tidur dapat diukur menggunakan instrumen Pittsburgh Sleep Quality Index/PSQI yang dapat mengidentifikasi kualitas tidur baik dan kualitas tidur buruk. Pittsburgh Sleep Quality Index telah digunakan dalam beberapa kasus dan divalidasi dalam berbagai kondisi klinis termasuk kondisi pasien dengan penyakit kronis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara penurunan kadar Hb dengan kualitas tidur buruk pada pasien PGK. Penelitian ini merupakan penelitian analytic observational dengan pendekatan cross-sectional. Pemilihan sampel penelitian ini dilakukan dengan teknik consecutive sampling dengan jumlah responden 61 pasien PGK yang menjalani hemodialisis serta memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Rerata responden pada penelitian ini memiliki kadar Hb 9,5 gr/dL dengan standar deviasi/SD sebesar 1,89. Rerata skor PSQI pada responden penelitian ini adalah 9,61 dengan standar deviasi sebesar 3,73. Hasil analisis dengan menggunakan uji Korelasi Pearson menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara penurunan kadar Hb dengan kualitas tidur buruk (p=0,001, r=
-0,958) pada pasien PGK di RSUDZA Banda Aceh. Kesimpulan pada penelitian ini adalah semakin rendah kadar Hb maka semakin tinggi skor kualitas tidur buruk.
Kata Kunci : PGK, Hb, Kualitas Tidur Buruk, PSQI

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK