IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA DAN GURU BIOLOGI PADA KONSEP SISTEM REPRODUKSI MANUSIA DI KELAS XI IPA SMA NEGERI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA DAN GURU BIOLOGI PADA KONSEP SISTEM REPRODUKSI MANUSIA DI KELAS XI IPA SMA NEGERI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Lyanda Fitriani Chaniarosi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1109200150021

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Pendidikan Biologi., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Lyanda Fitriani Chaniarosi, S.Pd, Identifikasi Miskonsepsi Siswa dan Guru
Biologi Pada Konsep Sistem Reproduksi Manusia di Kelas XI IPA SMA Negeri
Kota Banda Aceh. Pembimbing I. Dr. Abdullah, M.Si, Pembimbing II. Dr.
Khairil, M.Si.


ABSTRAK
Miskonsepsi dapat terjadi pada beberapa konsep dalam pembelajaran,
salah satunya terhadap konsep sistem reproduksi manusia. Penelitian ini bertujuan
untuk mengidentifikasi ada tidaknya miskonsepsi, mengetahui sub konsep yang
dimiskonsepsikan dan faktor utama penyebab terjadinya miskonsepsi padasiswa
dan guru biologi tingkat SMA.Penelitian ini dilaksanakan di SMANegeri Kota
Banda Aceh yang terdiri dari 4 sekolah yang dipilih secara random sampling.
Sampel dalam penelitian ini adalah 100 siswa dan 8 guru biologi kelas XI
IPA.Sub konsep yang diuji sebanyak 6 sub konsep. Metode yang digunakan
adalah metode penelitian deskriptif yaitu kajian yang menyelidiki responden
siswa dan guruberdasarkan pemahaman konsep. Instrumen yang digunakan dalam
penelitian ini berupa tes certainty of respons index (CRI). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa siswa mengalami miskonsepsi pada semua kelompok sub
konsepyaitu struktur dan fungsi organ reproduksi (26,77%); pembentukan gamet
(26,86%); ovulasi (27,60%); menstruasi (30,40%); fertilisasi, gestasi, persalinan,
dan laktasi (25,42%); serta kelainan organ reproduksi (21%), sedangkan guru
mengalami miskonsepsi pada 4 sub konsepyaitu pembentukan gamet (2,98%);
ovulasi (7,50%); menstruasi (22,50%); fertilisasi, gestasi, persalinan, dan laktasi
(14,58%). Dari sub konseptersebut, persentase miskonsepsi tertinggi yang terjadi
pada siswa dan guru terdapat pada kelompok subkonsep menstruasi. Faktor utama
penyebab terjadinya miskonsepsi pada siswa dan guru bersumber dari pemikiran
sendiri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah siswa dan guru biologi kelas XI IPA
SMA Negeri Kota Banda Aceh teridentifikasi mengalami miskonsepsi pada
konsep sistem reproduksi manusia terutama pada sub konsep menstruasi.

Kata kunci: Miskonsepsi, Certainty of Respons Index (CRI), Sistem
Reproduksi Manusia.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK