Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
REINTEGRASI MANTAN KOMBATAN GERAKAN ACEH MERDEKA (STUDI DI GAMPONG DAYAH TANOH KECAMATAN MUTIARA KABUPATEN PIDIE)
Pengarang
Fajrul Zuhri - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1110101010082
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
959.811
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Melihat perjalanan MoU yang ditandatangani oleh kedua pihak di Helsinki pada 2 Januari 2005 atas inisiatif mantan Presiden Finlandia Martti Athisari telah mengalami beberapa tahap proses perundingan hingga pembuatan draft nota kesepakatan sampai tanggal 17 Juli 2005, akhirnya penandatangan nota kesepakatan damai dilangsungkan 15 Agustus 2005. Di dalam MoU yang sudah di tandatangani oleh kedua belah pihak ada hal penting yang harus dilihat yaitu mengenai penyelesaian masalah konflik yang harus sesuai dengan apa yang telah disepakai bersama. Hal ini dilakukan untuk tidak terjadinya dan juga timbul konflik baru. Melihat kondisi ini maka tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana proses reintegrasi eks kombatan kedalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dimana yang menjadi informan diperole dengan metode purposive sampling. Teori yang di pakai dalam penelitian ini adalah teori konflik Lewes A, Coser. Hasil penelitian menunjukan bahwa Reintegrasi bertujuan untuk membangun kembali norma-norma, nilai-nilai dan struktur sosial ekonomi masyarakat paska terjadianya konflik. Proses reintegrasi mantan kombatan GAM terus dilakukan sampai para mantan kombatan telah benar-benar kembali kepada masyarakat walaupun sampai saat ini integrasi sosial para mantan kombatan GAM masih menjadi masalah seperti integrasi ideologis. Selain itu respon masyarakat kepada para kombatan GAM dan tahanan politik yang kembali lebih dahulu ke gampong tidak menimbulkan masalah. Sebagian besar dari GAM yang aktif (80%) kembali ke desa pada dua bulan setelah penandatanganan MoU. Dalam hampir banyak kasus, tingkat penerimaan terhadap anggota GAM yang kembali cukup tinggi yaitu 90% pada bulan-bulan selanjutnya.
Kata Kunci : Reintegrasi, Eks Kombaran, Masyarakat.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERAN PARTAI ACEH DALAM UPAYA MENSEJAHTERAKAN MANTAN INONG BALEE KABUPATEN PIDIE (SUATU PENELITIAN DI KECAMATAN KEMBANG TANJONG) (Heri Saputra, 2018)
TRANSFORMASI PERJUANGAN GERAKAN ACEH MERDEKA (GAM) DARI BERSENJATA KE POLITIK ( STUDI PADA MANTAN KOMBATAN GAM DI ACEH BESAR) (RIZA RAHMAMI, 2016)
DAMPAK KESEJAHTERAAN MANTAN KOMBATAN GAM TERHADAP LAHIRNYA POTENSI KONFLIK BARU DI WILAYAH LINGE (Muhammad Rusydi. DR, 2016)
PERAN KOMITE PERALIHAN ACEH DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN EKONOMI MANTAN KOMBATAN GAM (TIBRANI, 2019)
REINTEGRASI MANTAN KOMBATAN GERAKAN ACEH MERDEKA (STUDI DI GAMPONG DAYAH TANOH KECAMATAN MUTIARA KABUPATEN PIDIE) (Fajrul Zuhri, 2017)