ANALISIS DAN SIMULASI SISTEM ANTRIAN (STUDI KASUS :PELAYANAN PEMBELIAN TIKET KAPAL FERRY PADA PELABUHAN ULEE LHEUE BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS DAN SIMULASI SISTEM ANTRIAN (STUDI KASUS :PELAYANAN PEMBELIAN TIKET KAPAL FERRY PADA PELABUHAN ULEE LHEUE BANDA ACEH)


Pengarang

Cut Maya Revina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1208101010011

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Matematika (S1) / PDDIKTI : 44201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

658.838

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Model untuk sistem pelayanan Kapal Ferry pada Pelabuhan Ulee Lheue
Banda Aceh untuk kondisi real yaitu Single Channel–Single Phase. Sedangkan untuk
kondisi simulasi yaitu Multi Channel-Single Phase. Dari hasil karakteristik antrian
trip keberangkatan I diperoleh tingkat rata-rata kedatangan pembeli tiket adalah ???? = 2
orang/ menit, dengan tingkat waktu pelayanan rata-rata sebesar ???? = 2 orang/ menit.
Untuk trip keberangkatan II, tingkat rata-rata kedatangan pembeli tiket adalah ???? = 1
orang/ menit, dengan tingkat waktu pelayanan rata-rata sebesar ???? = 2 orang/ menit.
Untuk trip keberangkatan III, tingkat rata-rata kedatangan pembeli tiket adalah ???? = 1
orang/ menit, dengan tingkat waktu pelayanan rata-rata sebesar ???? = 2 orang/ menit.
Pada kondisi real waktu rata-rata yang dihabiskan pembeli tiket dalam antrian sebesar
10.4 menit, fasilitas pelayanan sibuk melayani pembeli tiket dengan peluang waktu
sibuk sebesar 90.6% dan peluang waktu menganggur sebesar 9.3%. Sedangkan untuk
kondisi simulasi, waktu rata-rata yang dihabiskan pembeli tiket untuk menunggu
dalam antrian sebesar 0.1535 menit, fasilitas pelayanan sibuk melayani pembeli tiket
dengan peluang waktu sibuk sebesar 54.4% dan peluang waktu menganggur sebesar
45.6%. Dari hasil di atas jika ditinjau dari fasilitas pelayanannya, dengan
menggunakan 1 loket pelayanannya sudah optimal. Jika ditinjau dari lamanya waktu
yang dihabiskan pembeli tiket untuk menunggu dalam antrian, lebih baik
menggunakan 2 loket.

Kata Kunci : Simulasi Sistem Antrian, Sistem Antrian, Arena, Single ChannelSingle
Phase

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK