HUBUNGAN POLIFARMASI DENGAN POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN GERIATRI DI RUANG RAWAT INAP PENAKIT DALAM RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN POLIFARMASI DENGAN POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN GERIATRI DI RUANG RAWAT INAP PENAKIT DALAM RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang
Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307101010075

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Prevalensi geriatri di Indonesia meningkat setiap tahunnya. Kondisi multipatologi pada geriatri menyebabkan banyaknya jumlah obat yang dikonsumsi sehingga praktik polifarmasi tidak bisa dihindari. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara polifarmasi dengan timbulnya potensi interaksi obat pada pasien geriatri di RSUDZA. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah pasien geriatri yang mendapatkan pengobatan di Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam RSUDZA Banda Aceh. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling dan didapatkan 61 pasien. Informasi pengobatan didapatkan dari data rekam medis pasien kemudian digunakan drug interactions checker untuk menilai potensi interaksi obat. Data penelitian menunjukkan terdapat 37 pasien polifarmasi (60,7%), 24 pasien tidak polifarmasi (39,3%), 40 pasien (65,6%) berpotensi mengalami interaksi obat serta 21 pasien (34,4%) tidak berpotensi mengalami interaksi obat. Terdapat interaksi moderate sebanyak 31 (50,8%), mayor 2 (3,3%) serta moderate dan mayor 7 (11,5%). Dengan menggunakan uji Chi Square didapatkan hubungan yang signifikan antara polifarmasi dengan potensi interaksi obat pada pasien geriatri (p=0,000), Sehingga disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara polifarmasi dengan potensi interaksi obat pada pasien geriatri.
Kata kunci : geriatri, polifarmasi, potensi interaksi obat

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK