<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="29038">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN PEMAKAIAN ANTIBIOTIKA DI PUSKESMAS ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anwar Fuadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Antibiotika merupakan obat yang digunakan untuk  mengobati penyakit yang disebabkan infeksi bakteri. Pemakaian antibiotika harus dilakukan secara rasional agar tidak terjadi resistensi terhadap bakteri. Pengetahuan diperkirakan sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi pemakaian antibiotika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan pemakaian antibiotika di puskesmas Ulee Kareng kota Banda Aceh. Penelitian ini merupakan analitik observasional, dengan design cross sectional dan diambil secara quota sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan chi square. Selama penelitian berlangsung, didapatkan subjek sebanyak 100 orang, yang terdiri dari : Laki-laki 20 orang (20%), perempuan 80 orang (80%), tingkat pengetahuan baik sebanyak 24 orang (24%), dan pemakaian antibiotika yang benar sebanyak 85 orang (85%). Berdasarkan hasil analisis didapatkan nilai p=0,359 (p&gt;0,05), yang dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan masyarakat dengan pemakaian antibiotika.&#13;
&#13;
Kata Kunci : antibiotika, pengetahuan masyarakat, puskesmas&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>ANTIBIOTICS - CHEMISTRY</topic>
 </subject>
 <classification>547.7&#13;
</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>29038</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-01-11 08:03:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-25 09:43:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>