KAJIAN INOVASI PADA BUDIDAYA NILAM DI DESA KUALA BAKONG KECAMATAN SAMPOINET KABUPATEN ACEH JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN INOVASI PADA BUDIDAYA NILAM DI DESA KUALA BAKONG KECAMATAN SAMPOINET KABUPATEN ACEH JAYA


Pengarang

T. Miftakhul Rizki - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1205102010081

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kajian Inovasi Pada Budidaya Nilam Di Desa Kuala Bakong Kecamatan Sampoinet Kabupaten Aceh Jaya
Oleh:
T. Miftakhul Rizki/Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala
Abstrak
Abstrak – Inovasi budidaya nilam adalah suatu ide, gagasan, atau tindakan yang dapat diterapkan pada budidaya nilam yang berdampak terhadap pendapatan. Budidaya setelah inovasi berdampak terhadap meningkatnya pendapatan dibandingkan dengan budidaya sebelum inovasi yang menyebabkan kerugian dan kerusakan ekosistem. Dimana penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sistem usahatani nilam, mengetahui inovasi apa saja yang dapat diterapkan untuk meningkatkan budidaya nilam, dan dampak inovasi terhadap pendapatan petani pada budidaya nilam di Desa Kuala Bakong Kecamatan Sampoinet Kabupaten Aceh Jaya. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem budidaya nilam yang dilakukan petani dengan tahapan perpindahan lahan setiap periode tanam, bibit dipetik dari stek tanaman nilam sebelumnya ditanam, penyiangan gulma menggunakan pestisida, pemupukan dengan pupuk anorganik, pengendalian peyakit tidak intensif dan tradisional, dan pemanenan dilakukan sekali dalam satu periode tanam, inovasi yang dapat diberikan berupa inovasi penggunaan bibit unggul dan pembuatan kebun bibit, sistem tanam tetap, pupuk organik, pengendalian penyakit budog, dan inovasi panen sampai 8 kali, dan dampak inovasi terhadap pendapatan pada nilam basah Rp 168.465.652 dan nilam kering Rp 193.089.652 secara keseluruhan 50%.

Kata Kunci : Inovasi, Budidaya, Pendapatan.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK