<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="28938">
 <titleInfo>
  <title>KEEFEKTIFAN NIKLOSAMIDA DAN SERBUK BIJI PINANG TERHADAP KEONG MAS (POMACEA CANALITULATA ) DAN KEAMANANNYA TERHADAP BIOTA AIR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmiati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN &#13;
&#13;
RAHMIATI. Keefektifan niklosamida dan serbuk biji pinang terhadap keong&#13;
mas (Pomacea canalitulata) dan keamanannya terhadap biota air. di bawah&#13;
bimbingan Husni sebagai pembimbing ketua dan Sapdi sebagai pembimbing&#13;
anggota.&#13;
&#13;
Keong mas mulai diintroduksi ke Indonesia pada tahun 1981 sebagai hewan hias&#13;
di aqurium. Namun karena kurangnya pengawasan maka banyak keong mas yang&#13;
lolos dari kolam tertutup melalui saluran pembuangan dan dengan cepat&#13;
menyesuaikan diri dengan lingkungan setempat sehingga berhasil&#13;
mengembangkan keturunannya di kolam-kolam terbuka atau tempat-tempat&#13;
genangan air dan akhirnya sampai ke sawah. &#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan niklosamida dan serbuk biji&#13;
pinang terhadap keong mas dan keamanannya terhadap biota air (ikan lele dan&#13;
berudu). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lambaet Kecamatan Kuta Baro,&#13;
Kabupaten Aceh Besar. Pelaksanaan penelitian mulai dari bulan Mei hingga&#13;
September 2014. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)&#13;
dengan pola non faktorial yang terdiri dari 6 perlakuan moluskisida berbahan aktif&#13;
niklosamida dan 6 perlakuan serbuk biji pinang. Setiap perlakuan diulang 3 kali&#13;
sehingga unit percobaan seluruhnya adalah 36 unit. Peubah yang diamati terdiri&#13;
dari: (1) laju konsumsi keong mas, (2) mortalitas keong mas, ikan lele, dan&#13;
berudu, (3) waktu kematian keong mas, ikan lele dan berudu. Berdasarkan hasil&#13;
penelitian diketahui bahwa aplikasi niklosamida dan serbuk biji pinang efektif&#13;
menghambat laju konsumsi keong mas. Laju konsumsi dengan aplikasi&#13;
niklosamida berkisar 5,33-9,33 g/hari dan pada aplikasi biji pinang 1,00-4,33&#13;
g/hari. Sedangkan pada perlakuan tanpa niklosamida berkisar 23,67g/hari dan&#13;
pada perlakuan tanpa biji pinang berkisar 24,17 g/hari. Semakin tinggi dosis&#13;
niklosamida dan serbuk biji pinang yang diberikan menyebabkan semakin tinggi&#13;
tingkat mortalitas dan semakin cepat pula waktu kematian keong mas, ikan lele,&#13;
dan berudu. Aplikasi niklosamida dan serbuk biji pinang yang paling efektif dan&#13;
efisien untuk mengendalikan keong mas adalah masing-masing 1g dan 2g per 3&#13;
liter air. Pada kedua perlakuan tersebut tingkat mortalitas keong mas mencapai&#13;
100%, namun tidak mematikan ikan lele dan berudu.&#13;
 &#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>28938</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-01-09 11:33:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-01-09 11:44:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>