ANALISIS NILAI TAMBAH PENGGUNAAN DAUN NILAM KERING DALAM PROSES PENYULINGAN MINYAK NILAM DI KABUPATEN ACEH JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS NILAI TAMBAH PENGGUNAAN DAUN NILAM KERING DALAM PROSES PENYULINGAN MINYAK NILAM DI KABUPATEN ACEH JAYA


Pengarang

Maisarah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1205102010009

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Analisis Nilai Tambah Penggunaan Daun Nilam Kering Dalam Proses Penyulingan Minyak Nilam di Kabupaten Aceh Jaya


Oleh :
Maisarah / Agribisnis Universitas Syiah Kuala


ABSTRAK

Tanaman nilam merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri di Indonesia. Penyulingan minyak nilam di Kabupaten Aceh Jaya merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah dari daun nilam kering yang dilakukan oleh petani nilam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase rentabilitas dan persentase rasio nilai tambah yang diperoleh dari usaha penyulingan minyak nilam di Kabupaten Aceh Jaya. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha penyulingan minyak nilam menguntungkan bagi petani karena persentase rentabilitas yang diperoleh sebesar 31,7%. Berarti bahwa persentase rentabilitas > tingkat bunga yang berlaku. Adapun tingkat bunga yang berlaku (4,5%). Usaha penyulingan minyak nilam memberikan nilai tambah yang diperoleh adalah bersifat positif yaitu Rp6.630/ Kg dengan rasio nilai tambah 84,75 % yang berarti selisih antara penjualan daun nilam kering dengan penjualan minyak nilam berbeda sebesar 84,75%. Berarti bahwa nilai tambah yang diperoleh petani adalah tinggi, karena rasio nilai tambah >40%.

Kata Kunci: Daun Nilam Kering, Minyak Nilam, Rentabilitas, Nilai Tambah.

Analysis Added Value Of Using The Dried Leaves Patchouli Of Refineries In Process Patchouli Oil In Aceh Jaya


Oleh :
Maisarah / Agribisnis Universitas Syiah Kuala


ABSTRACT

Patchouli is one of the essential oil producing plants in Indonesia. Patchouli oil refinery in the district of Aceh Jaya is one way to increase the added value of the dried patchouli leaves collected by the farmers patchouli. This study aims to determine the percentage of earnings, and the percentage ratio of the added value derived from patchouli oil refining business in the district of Aceh Jaya. The data used are primary data and secondary data. The analytical method used is to use quantitative methods. The results showed that the patchouli oil refining businesses profitable for farmers because of the percentage of earnings gained 31.7%. Means that the percentage of profitability> the prevailing interest rate. The applicable interest rate (4,5%). Patchouli oil refining business adds value obtained is positive, namely Rp6.630 / kg with added value ratio 84.75%, which means the difference between the sale of dried patchouli leaves with different patchouli oil sales amounted to 84.75%. Means that the added value of the farmers is high, because the ratio of added value> 40%.

Keywords: Dried Leaves Patchouli, Patchouli oil, Profitability, Value Added.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK