<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="28879">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA OPTIMISME DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN KANKER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ficka Faradila Nufus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Reaksi psikologis yang muncul pada pasien kanker dilaporkan menjadi faktor yang penting terhadap kualitas hidup. Kualitas hidup diartikan sebagai keunggulan atau kebaikan dalam aspek kehidupan seperti kelangsungan hidup dan umur panjang. Salah satu determinan individu terhadap kualitas hidup melibatkan disposisi optimisme, dimana pasien kanker yang optimis terlihat memiliki kesehatan psikologis yang lebih baik dan kualitas hidup yang lebih baik. Tujuan penelitian  adalah untuk mengetahui hubungan antara optimisme dengan kualitas hidup pada pasien kanker. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah quota sampling. Sampel penelitian berjumlah 60 pasien kanker (17 laki-laki dan 43 perempuan). Pengumpulan data menggunakan skala Life Orientation Test-Revised dan Quality of Life Inventory. Analisis data menggunakan teknik korelasi Spearmen yang menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) = 0,343 dengan nilai signifikansi (p) = 0,63 (p &gt; 0,05) sehingga dapat diartikan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara optimisme dengan kualitas hidup pada pasien kanker. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa optimisme tidak berkaitan secara signifikan terhadap kualitas hidup pada pasien kanker.</note>
 <subject authority="">
  <topic>CANCER - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>28879</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-01-06 17:46:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-04-16 15:14:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>