Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
DESAIN TUGAL SEMI MEKANIS (TSM) UNTUK PENANAM JAGUNG
Pengarang
Muhammad Iskandar - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1005106010047
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Alat tanam merupakan suatu alat yang digunakan untuk menempatkan benih tanaman yaitu biji-bijian, bibit, batang atau sebagian tubuh tanaman lain diatas atau dibawah permukaan tanah. Penanaman biji-bijian dengan menggunakan alat tanam betujuan untuk mempersingkat waktu tanam, menghemat waktu kerja, menghemat benih, mendapatkan pla tanam dan distribusi benih yang seragam.
Tugal yang didesain memiliki fungsi untuk mempercepat proses penanaman pada lahan jagung dan mempermudah serta tidak memakan waktu yang lama dengan tenaga yang digunakan ralatif singkat. Tugal ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan perkebunan yaitu keterbatasan waktu dan tenaga yang selama ini menjadi hambatan dalam budidaya jagung. Cara kerja tugal penanam jagung semi mekanis menggunakan pegas pada saat mata tugal masuk ke dalam tanah. Pengatur pengeluaran benih tertekan keatas oleh permukaan tanah. Kemudian mendorong tangkai pegas, sehingga lubang benih terbuka dan benih pun terjatuh ke bawah yang dibuat oleh mata tugal. Selanjutnya pada saat tugal diangkat dari permukaan tanah, tugal kembali pada posisi semula karena kerja dari pegas.
Pengujian kapasitas kerja tugal semi mekanis ditentukan dengan kecepatan penanaman. Pada pengujian ini untuk jarak benih perbaris menggunakan jarak yang umum digunakan yaitu 50 cm. Pengambilan data kecepatan kerja alat dilakukan sebanyak 3 kali pengulangan pada jarak 17 meter. Dengan asumsi sepanjang 17 meter bila jarak antar benih tiap baris 50 cm maka sebanyak 36 lubang tanam. Dari hasil perhitungan kapasitas kerja tugal penanam ini yaitu 0,02 ha/jam.
Hasil kedalaman tanam pada pengulangan ke 1 kedalaman tanam benih rata-rata jatuh pada lubang tanam adalah 4,08 cm. Pada pengulangan ke 2 kedalaman tanam benih rata-rata jatuh pada lubang tanam adalah 3,94 cm. Sedangkan pada pengulangan ke 3 kedalaman tanam benih rata-rata jatuh pada lubang tanam adalah 4,05 cm.
Tidak Tersedia Deskripsi
RANCANG BANGUN DAN UJI PERFORMANSI TUGAL SEMI-MEKANIS UNTUK PENANAMAN KACANG HIJAU (PHASEOLUS RADIATUS L.) (Firdaus Mirza Nusuary, 2024)
DESAIN DAN UJI PERFORMANSI TUGAL SEMI-MEKANIS UNTUK PENANAMAN SORGUM (SORGHUM BICOLOR. L. MOENCH) (Said Junaidi, 2024)
PERANCANGAN MESIN TERINTEGRASI PADA INDUSTRI PENGOLAHAN JAGUNG MENGGUNAKAN METODE PERANCANGAN KONSEPTUAL. (Muhammad Razaq, 2025)
PERANCANGAN ALAT PEMIPIH SEMI MEKANIS UNTUK BIJI MELINJO (Agus Rizal Fiki, 2017)
ANALISIS PENGEMPA BRIKET SEMI MEKANIS TIPE KEMPA ULIR TERHADAP BEBAN KERJA FISIK OPERATOR (Muhammad Jamal, 2014)