POTENSI ANTIOKSIDAN DAUN JOHAR (CASSIA SEAMEA LAMK.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

POTENSI ANTIOKSIDAN DAUN JOHAR (CASSIA SEAMEA LAMK.)


Pengarang

Sari Hanum - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1205105010002

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

583.22

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

POTENSI ANTIOKSIDAN DAUN JOHAR
(Cassia seamea Lamk.)

ABSTRAK
Johar (Cassia seamea Lamk.) merupakan tanaman yang tumbuh dengan baik didaerah tropis dan diketahui mengandung antioksidan. Daun johar sering digunakan sebagai obat herbal dalam penyembuhan penyakit malaria, hepatitis, demam dan penyakit kulit. Selama ini masyarakat memanfaatkan daun johar dengan cara meminum air rebusan daun johar segar tanpa memilih daun muda atau tua untuk dijadikan obat herbal. Dengan demikian perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh tingkat ketuaan daun johar, pengeringan daun johar dan waktu perebusan terhadap aktivitas antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji potensi antioksidan pada air hasil rebusan daun johar muda dan tua yang segar dan kering. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 3 faktor. Faktor pertama adalah tingkat ketuaan daun johar (J) yaitu J1 = daun johar muda dan J2 = daun johar tua. Faktor kedua adalah pengeringan daun (P) yaitu P1 = daun segar dan P2 = daun kering. Faktor ketiga adalah lama perebusan (V) yaitu V1 = perebusan 15 menit dan V2 = perebusan 25 menit. Air hasil rebusan daun johar segar memiliki aktivitas antioksidan yang lebih rendah dibandingkan daun johar kering. Daun johar segar muda dan tua masing-masing memiliki nilai IC50=31,56 µg BK/g DPPH dan IC50=29,66 µg BK/g DPPH. Aktivitas antioksidan daun johar muda yang kering lebih tinggi dengan nilai IC50=4,13 µg BK/g DPPH dibandingkan daun johar tua yang kering dengan nilai IC50=14,15 µg BK/g DPPH. Total fenol daun johar kering juga lebih tinggi dibandingkan dengan daun johar segar. Total fenol daun johar muda yang kering tidak berbeda nyata dengan daun johar tua yang kering yaitu masing-masing 8,48 mgGAE/g BK dan 8,57 mgGAE/g BK. Sedangkan waktu perebusan yang digunakan tidak berpengaruh nyata terhadap aktivitas antioksidan dan total fenol yang dihasilkan.

Kata kunci : Daun Johar, Antioksidan, Total Fenol


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK