ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH KARBIT TERHADAP PARAMETER KUAT GESER TANAH LEMPUNG DESA COT SEUNONG KECAMATAN MONTASIK DENGAN PENGUJIAN DIRECT SHEAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH KARBIT TERHADAP PARAMETER KUAT GESER TANAH LEMPUNG DESA COT SEUNONG KECAMATAN MONTASIK DENGAN PENGUJIAN DIRECT SHEAR


Pengarang

REZA KHAIDIR - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304001010013

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.151

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dalam pengertian teknik secara umum, tanah di definisikan sebagai suatu material yang terdiri dari agregat (butiran) mineral-mineral padat yang tidak terkontaminasi satu sama lain dan dari bahan-bahan organic yang telah menfosil di sertai oleh zat cair dan gas yang mengisi ruang-ruang kosong di antara partikel padat tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan limbah karbit (LK) yang digunakan sebagai bahan stabilisasi terhadap nilai parameter kuat geser tanah lempung. Salah satu usaha untuk meningkatkan kekuatan tanah dapat dilakukan dengan menstabilisasi tanah dengan campuran LK. LK adalah pembuangan sisa-sisa dari proses penyambungan logam dengan logam yang menggunakan gas karbit sebagai bahan bakar. LK ini berasal dari bengkel las di Desa Lamteh Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh.. tanah yang digunakan berasal dari Desa Cot Seunong Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar. Tanah tersebut menurut klasifikasi AASHTO tergolong jenis tanah berlempung dengan simbol kelompok A-7-5 (47). Menurut USCS termasuk golongan tanah berlempung dengan simbol CH dengan indeks plastisitasnya sebesar 42,82%. Penambahan limbah karbit dilakukan dengan variasi 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat kering tanah. Pengujian kuat geser dilakukan dengan menggunakan alat uji Direct Shear. Benda uji dibuat sebanyak 10 buah sampel dan benda uji ini dibuat pada kondisi kadar air optimum (OMC) dari pengujian Pemadatan. Berdasarkan hasil pengujian kuat geser nilai sudut geser ( tertinggi diperoleh dari campuran LK 20% yaitu 12° dan nilai kohesi (c) tertinggi diperoleh dari campuran LK 20% yaitu 0,37kg/cm². Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai sudut geser maka nilai kohesi juga akan semakin tinggi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK