HUBUNGAN KEKERASAN VERBAL ORANG TUA DENGAN KENAKALAN PADA REMAJA AWAL DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN KEKERASAN VERBAL ORANG TUA DENGAN KENAKALAN PADA REMAJA AWAL DI BANDA ACEH


Pengarang

Izzatul Ummi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1207101130047

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Masa remaja awal cenderung mengalami berbagai masalah, baik internal maupun eksternal. Salah satu permasalahan yang sering muncul pada remaja awal adalah perilaku kenakalan. Remaja yang melakukan perilaku kenakalan biasanya berasal dari orang tua dengan pengasuhan dan komunikasi yang tidak efektif, seperti melakukan kekerasan verbal terhadap remaja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kekerasan verbal orang tua dengan kenakalan pada remaja awal di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan teknik multi stage sampling, yaitu cluster sampling dan proportionate stratified random sampling. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 336 remaja awal (59,22% laki-laki dan 40,77% perempuan) di Banda Aceh. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala adaptasi Conflict Tactics Scale Parent-Child (CTSPC) yang disusun oleh Straus dan Field dan Self-Reported Delinquency (SRD) yang disusun oleh Elliott dan Ageton. Hasil analisis data menggunakan teknik analisis data Spearman menunjukkan koefisien korelasi kekerasan verbal ibu dengan kenakalan remaja (r) sebesar 0,425 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05) dan koefisien korelasi kekerasan verbal ayah dengan kenakalan remaja (r) sebesar 0,380 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Berdasarkan hasil tersebut, maka hipotesis yang diajukan diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kekerasan verbal orang tua dengan kenakalan pada remaja awal di Banda Aceh. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kekerasan verbal orang tua maka akan semakin tinggi pula kenakalan pada remaja awal dan semakin rendah kekerasan verbal orang tua maka semakin rendah pula kenakalan pada remaja awal.

Kata kunci: Kenakalan Remaja, Kekerasan Verbal Orang Tua, Remaja Awal

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK