PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STAD DENGAN BERBANTUAN MEDIA QUICK ON THE DRAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 TANAH JAMBO AYE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STAD DENGAN BERBANTUAN MEDIA QUICK ON THE DRAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 TANAH JAMBO AYE


Pengarang

Rivatul Savera - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1106101040098

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Geografi (S1) / PDDIKTI : 87202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kata kunci : Penerapan, STAD, quick on the draw, hasil belajar, IPS terpadu

Model pembelajaran STAD merupakan salah satu model yang menekankan
pada adanya aktivitas dan interaksi di antara siswa untuk saling memotivasi dan
saling membantu dalam menguasai materi pelajaran. Quick on the draw merupakan
aktivitas riset untuk kerja tim agar menyelesaikan satu set soal dengan tepat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2)
Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan
(4) Respon siswa terhadap model pembelajaran STAD berbantuan media quik on the
draw. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tanah
Jambo Aye yang berjumlah 25 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan
menggunakan (1) Lembar pre-test dan post-test; (2) Lembar pengamatan aktivitas
guru dan siswa; (3) Lembar pengamatan keterampilan guru; dan (4) lembar respon
siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 17
siswa yang tuntas pada siklus I, dan 23 siswa tuntas pada siklus II, persentase
ketuntasan klasikal pun meningkat dari 60% pada siklus I, dan 90% pada siklus II;
(2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu
ideal; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 3,00 pada siklus I
dengan kategori baik, dan 3,33 pada siklus II dengan kategori baik; (4) Respon
siswa, terhadap model pembelajaran STAD berbantuan media quick on the draw
dapat dikatakan baik. 95 persen dari 25 siswa berpendapat bahwa dengan belajar
melalui model pembelajaran STAD berbantuan media quick on the draw dapat
meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK