VARIASI TEBAL PELAT SAYAP DAN TEBAL PELAT BADAN PADA PERENCANAAN GELAGAR JEMBATAN PELAT GIRDER DENGAN DUA DAN EMPAT GELAGAR UTAMA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

VARIASI TEBAL PELAT SAYAP DAN TEBAL PELAT BADAN PADA PERENCANAAN GELAGAR JEMBATAN PELAT GIRDER DENGAN DUA DAN EMPAT GELAGAR UTAMA


Pengarang

Misfan Iriani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304101010153

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.378

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Jembatan merupakan suatu konstruksi yang gunanya untuk meneruskan jalan melalui suatu rintangan yang berada lebih rendah. Jembatan terdiri dari struktur bangunan atas (rangka jembatan, pelat lantai kendaraan, gelagar, tiang sandaran, trotoar, dan balok kerb), struktur bangunan bawah (abutment dan pondasi) dan struktur pelengkap (pelat injak dan tembok sayap). Setiap struktur bangunan tersebut harus diperhitungkan kekuatannya masing-masing untuk dapat menahan beban, baik beban primer maupun beban sekunder. Salah satu struktur bangunan yang diperhitungkan kekuatannya yaitu gelagar. Gelagar jembatan kelas A dengan panjang jembatan 30 m dan lebar 9 m akan direncanakan menggunakan pelat girder. Pelat girder merupakan komponen struktur lentur yang tersusun dari beberapa elemen pelat. Penampang pelat girder terdiri dari pelat badan (web) dan pelat sayap (flens) yang dihubungkan satu sama lain dengan pengelasan. Pada gelagar jembatan ini direncanakan pelat girder dengan dua model yaitu model 4 gelagar utama pelat girder dan model 2 gelagar utama pelat girder. Setiap model tersebut direncanakan dengan tiga variasi tebal pelat sayap dan tiga variasi tebal badan. Perencanaannya menggunakan metode Load and Resistance Factor Design (LRFD) berdasarkan RSNI T-03-2005 dan SNI 1729-2015. Tujuan perencanaan pelat girder tersebut untuk membandingkan berat baja yang paling ekonomis dari segi pemakaian materialnya. Dari hasil perhitungan dan analisa diperoleh pelat girder dengan model 2 gelagar utama berdasarkan variasi tebal pelat badan yaitu profil I 2200x1000x30x100 dengan Mu ulitimit 18.052,53 KNm, Mu layan 11.177,99 KNm, øMn 46.236,3 KNm, Vu ultimit 2460,76 KN, Vu layan 1487,31 KN, øVn 8553,6 KN, ? ultimit 0,03603 m, ? layan 0,02177 m paling ringan berat bajanya yaitu 124.282 Kg, maka profil tersebut paling ekonomis dari segi pemakaian materailnya.


Kata Kunci : Jembatan, Gelagar, Pelat Girder metode LRFD berdasakan RSNI T-03-2005 dan SNI 1729-2015.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK