PERBANDINGAN METODE PENDEKATAN PREDIKSI KUZ-RAM MODEL DENGAN DIGITAL IMAGE ANALYSIS TERHADAP UKURAN FRAGMENTASI HASIL PELEDAKAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBANDINGAN METODE PENDEKATAN PREDIKSI KUZ-RAM MODEL DENGAN DIGITAL IMAGE ANALYSIS TERHADAP UKURAN FRAGMENTASI HASIL PELEDAKAN


Pengarang

Bella Hazmelia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1204108010053

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Pertambangan (S1) / PDDIKTI : 31201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Peledakan adalah kegiatan sangat penting dalam pembongkaran batuan di kuari. Tujuan utama dari operasi peledakan adalah pemberaian untuk mendapatkan fragmen-fragmen batuan. Fragmentasi yang dihasilkan akan sangat berpengaruh pada proses penggalian dan pemuatan serta penghancuran material yang terledakkan. Oleh karena itu perlu adanya analisa fragmentasi guna evaluasi terhadap target pencapaian produksi. Dengan teknologi dan informasi yang tersedia era ini perlu adanya metode bantu baik manual maupun komputasi guna mendapatkan hasil perhitungan rancangan peledakan secara mudah dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa distribusi fragmentasi hasil peledakan dengan metode pendekatan prediksi Kuz-Ram model dan analisis citra digital. Lokasi pengamatan pada penelitian ini dilakukan pada lokasi kuari 1 PT. Lafarge Cement Indonesia yang mana perhitungan distribusi ukuran fragmentasi dilakukan secara optikal menggunakan Software Scion Image dan Split Desktop yang kemudian dilanjutkan dengan simulasi prediksi menggunakan Kuz-Ram model. Fokus penelitian adalah fragmentasi hasil peledakan, dan efisiensi pada distribusi ukuran fragmentasi yang dapat diangkut guna menghindari persentase boulder terlalu besar. Dari hasil analisa yang telah dilakukan, peledakan di kuari 1 tanggal 03, 10, 13, 16, dan 24 Mei 2016 diperoleh P50 scion image lebih kecil daripada P50 split dekstop. Dimana selisih P50 scion image terhadap P50 prediksi fragmentasi tidak lebih dari 10%. Dengan demikian prediksi fragmentasi Kuz-Ram model dapat digunakan untuk merencanakan geometri peledakan. Dan dengan perhitungan korelasi, koefisien baru pada prediksi Kuz-Ram model telah ditetapkan menjadi 1,859x - 23,18 untuk kuari 1 di PT. Lafarge Cement Indonesia.
Kata kunci: fragmentasi, optikal, analisis citra digital, boulder, fragmentasi hasil peledakan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK