<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2845">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS OUTAGE PROBABILITY DAN THROUGHPUT JARINGAN RELAY NIRKABEL DENGAN METODE AMPLIFY-QUANTIZE AND FORWARD (AQF)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yusnidar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fading merupakan salah satu gangguan pada jaringan komunikasi nirkabel terhadap sinyal informasi yang dikirimkan oleh sumber ke tujuan sehingga dapat menurunkan kinerja sistem. Dampak fading dapat dapat diatasi dengan menggunakan jaringan relay nirkabel, yaitu suatu metode yang memanfaatkan node lain sebagai relay untuk membantu pengiriman informasi. Amplify-Quantize and Forward (AQF) merupakan salah satu jenis metode relay yang mana sinyal yang diterima oleh relay dari sumber akan kuantisasi dan kuatkan sebelum diteruskan ke tujuan. Analisis pada tugas akhir dilakukan dengan simulasi menggunakan software simulasi MATLAB. Penelitian tugas akhir ini melakukan analisis pengaruh penambahan jumlah relay dan jenis modulasi terhadap outage probability dan throughput pada jaringan relay nirkabel dengan metode AQF. Selain itu juga dilakukan analisis perbandingan outage probability dan throughput antara jaringan relay dengan metode AQF, QF, dan jaringan direct. Hasil analisis menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah relay yang digunakan maka outage probability akan semakin kecil dan throughput semakin besar. Jaringan relay metode AQF yang menggunakan modulasi BPSK memiliki outage probability dan throughput lebih kecil dari pada modulasi QPSK. Jaringan relay nirkabel metode AQF memiliki outage probability yang lebih kecil dan throughput yang lebih besar dibandingkan dengan jaringan relay metode QF dan jaringan direct.</note>
 <subject authority="">
  <topic>RELAY COMMUNICATION - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>COMMUNICATION NETWORK - ENGINEERING COMMUNICATION</topic>
 </subject>
 <classification>621.382 5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>2845</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-12-27 16:53:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-30 14:50:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>