<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="28430">
 <titleInfo>
  <title>ANANLISIS AKUTANSI PEMBIAYAAN IJARAH PADA BAITUL QIRADH BAITURRAHMAN DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maisarah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
	Penelitian ini bersifat kualitatif, dimana tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui  pencatatan akuntansi pembiayaan ijarah pada Baitul qiradh Baiturrahman di Kota Banda Aceh dan Untuk mengetahui perbedaan pencatatan akuntansi pembiayaan ijarah pada Baitul qiradh Baiturrahman di Kota Banda Aceh maupun dengan PSAK No.107.&#13;
	Adapun lokasi penelitian dilakukan di Baitul Qiradh Baiturrahman Kota Banda Aceh, sedangkan jenis penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan atau mengumpulkan data (informasi) yang dapat menjelaskan dan atau menjawab permasalahan penelitian yang bersangkutan secara objektif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokuemntasi dan wawancara serta studi kepustakaan.&#13;
	Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Aset yang menjadi aset ijarah, dalam produk morgate menjadi langsung menjadi milik nasabah secara legal serta biaya perawatan terkait aset yang di-ijarah-kan sepenuhya ditanggung oleh nasabah. Penerapan pembiayaan dengan akad ijarahpada Baitul Qiradh Baiturrahman, secara keseluruhan sudah sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional nomor 27 tentang Ijarahakan tetapi pembebanan biaya perawatan terhadap aset diserahkan sepenuhnya kepada nasabah, kemudian perlakuan akuntansi terhadap transaksi-transaksi keuangan dalam pembiayaan dengan akad ijarah muntahiya bittamlik pada Baitul Qiradh Baiturrahmansecara keseluruhan belum sesuai dengan PSAK 107, hanya saja terdapat  satu  akun  tambahan  yang  tidak  ada  dalam  PSAK  107,  yaknimengenai penghapusan piutang aktiva produktif, sedangkan perbedaan yang terjadi pada PSAK dengan Baitul Qiradh Baiturrahman terjadi dalam praktek di lapangan adalah hal yang wajar terjadi, melihat perkembangan akuntansi syariah yang sampai pada saat ini masih dalam tahap perkembangan dan masih terus mengalami pembaruan-pembaruan.&#13;
?&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>28430</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-01-03 12:28:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-01-03 14:29:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>